Diklat yang ditutup Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan Brigadir Jenderal TNI Deki Santoso Pattinaya, diikuti 33.785 peserta, semua dinyatakan lulus dan akan ditempatkan untuk mendukung pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
"Yang sudah menyelesaikan pendidikan dan latihan ini semuanya sudah bisa selesai dengan siap ditempatkan dan bekerja di seluruh KDKMP dan KNMP yang tersebar di seluruh Indonesia, selanjutnya akan kembali ke daerah masing-masing sebelum dipanggil untuk proses penempatan dan mekanisme penempatan akan diatur oleh panitia pusat bersama Badan Pengelola BUMN," sebut Jenderal TNI Deki Santoso Pattinaya.
Sementara Danrem 022/PT Kolonel (Inf) Sandi Kamidianto memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan pelatihan dengan penuh semangat serta dedikasi.
"Saya menyampaikan rasa bangga atas semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para peserta selama menjalani Diklat di Rindam I/BB. Pendidikan ini bukan sekadar pelatihan fisik dan mental, namun turut sebagai ajang penanaman nilai-nilai kedisiplinan, jiwa korsa dan rasa cinta tanah air," ujarnya.
Lebih lanjut, Danrem menekankan pentingnya peran strategis para alumni Diklat SPPI dalam menjawab tantangan bangsa di masa depan. Menurutnya, ilmu dan pembentukan karakter yang didapat di lembaga pendidikan Rindam I/BB harus mampu diaplikasikan secara nyata di lingkungan masing-masing.
"Sebagai Kader Pembina, saudara-saudara sekalian memikul tanggung jawab moral untuk menjadi teladan, penggerak serta pelopor dalam memperkokoh persatuan dan pembangunan nasional. Jadilah agen perubahan yang membawa dampak positif dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi," tegas Danrem 022/PT Kolonel (Inf) Sandi Kamidianto dalam pesannya (penrem/bay)

