Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Temukan DPT Ganda, Ini yang Dilakukan KPU Deliserdang

Tim Redaksi: Rabu, 12 September 2018 | 19:58 WIB

Menyikapi temuan pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deliserdang langsung membentuk lima tim verifikasi faktual kegandaan data pemilih dan menyebar ke 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Deliserdang. 

Komisioner KPU Kabupaten Deliserdang Divisi SDM dan Parmas, Boby Indra Prayoga, Rabu (12/9), merincikan tim pertama memonitor wilayah Sunggal, Pancur Batu, Hamparan Perak dan Labuhan Deli yang dipimpin oleh Timo Dahlia.

Selanjutnya, tim kedua yang dipimpin oleh Boby Indra Prayoga memonitor wilayah Sibolangit, Kutalimbaru, Namorambe, Biru-biru dan Tanjung Morawa. Kemudian, tim ketiga yang dipimpin oleh Rajuddin Batubara memonitor wilayah STM Hilir, STM Hulu, Patumbak, Deli Tua dan Lubuk Pakam.

Tim keempat, lanjut dia, memonitor wilayah Beringin, Pantai Labu, Batang Kuis dan Percut Sei Tuan dipimpin oleh Lisbon Situmorang. Sedangkan tim terakhir yang dipimpin oleh Arifin Sihombing memonitor wilayah Pagar Merbau, Galang, Bangun Purba dan Gunung Meriah.

"Sesuai arahan KPU RI dan KPU Sumut, kita langsung turun memverifikasi data ganda ini selama 7 hari yang dimulai dari Senin 10 September hingga Minggu 16 September nanti. Jumlah kegandaan keselurahannya belum bisa kami informasikan sekarang karena masih proses verifikasi. Jadi, teknisnya kami sinkronisasi data, mensinergikan data lalu memverifikasi ke lokasi," ungkap Boby.

Di Deliserdang sendiri diakui Boby masih terdapat data ganda yang disebabkan ada masyarakat yang terdata di tempat tinggalnya yang tidak sesuai domisili di Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta ikut terdata kembali sebagai pemilih di desa tempatnya tinggal saat ini. 

Solusinya, pemilih tersebut nantinya akan ditegaskan untuk memilih satu tempat ia akan memilih nantinya. Dalam melakukan verifikasi tersebut, KPU Deliserdang juga mengalami kendala seperti kondisi geografis berupa perbukitan atau pesisir serta proses verifikasi masih dilakukan secara manual.(red/int)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait