Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tersengat Arus Listrik, Kedua Tangan Abdul Latip Terpaksa Diamputasi

Tim Redaksi: Kamis, 16 Agustus 2018 | 17:37 WIB

SERGAI,- Sangat miris melihat kondisi, Abdul Latip (31) warga Dusun I Senayan, Desa Simpang Empat Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengalami tersengat arus listrik saat memasang Teratak disalah satu pesta pernikah UIan. Maka sekarang ini kedua tangannya harus diamputasi.

Saat dikunjungi wartawan Kamis (16/8) siang, Abdul Latip mengatakan, terpaksa harus melakukan amputasi karena tangannya sudah tidak memungkinkan untuk di pertahankan dan tindakan amputasinya dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat H.Adam Malik Medan pada 4 Juli 2018 silam.

Pria anak satu ini menceritakan, dirinya bekerja sehari-hari sebagai bongkar pasang teratak pesta dan membuat lemari kaca. Namun ia mengalami musibah pada saat memasang teratak di acara pernikahan warga Desa Pergulaan Kecamatan Sei Rampah.

"Waktu itu saya memasang lidi-lidi teratak, rupanya salah satu besinya menyentuh kabel arus listrik yang secara spontan menyengat tangan dan seluruh tubuh hingga tidak sadarkan diri dan kemudian langsung dilarikan oleh warga ke RS. Bhayangkara Tebing Tinggi,"jelasnya.

Lanjutnya, ketika ia sadarkan diri merasa kaget melihat kondisi tangannya membusuk, sedangkan bagian punggung belakang dan kaki mengalami luka bakar. Selanjutnya karena tangannya tampak membusuk makanya langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat H.Adam Malik Medan untuk dilakukan amputasi.

"Pemerintah Desa dan beserta masyarakat sekitar juga sudah banyak membantu saya diantaranya mengontrol kesehatan, santunan dan memberikan lauk pauk untuk makan sehari-hari,"ungkapnya.

Abdul Latip hanya berharap mempunyai tangan palsu, dan santunan modal usaha kedepannya, untuk menopang kehidupan anak dan dirinya karena ia sudah lama pisah dengan isteri.

"Saat itu, pihak pengelola teratak pernah berjanji akan memberikan tangan palsu namun hingga sekarang belum ada kabarnya. Saya hanya ingin tangan palsu untuk meringankan aktivitas sehari-hari,"tandasnya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kepala Dinas Sosial Sergai, Misran SE kepada media ini mengatakan bahwa Dinas Sosial saat ini belum ada program bantuan sejenis Tangan Palsu namun hanya ada kursi sorong.

"Kalau kursi sorong ada, dengan melampirkan persyaratan kesemuanya itu berupa sejumlah data ke pihak kecamatan,"ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sergai dr.Bulan Simanungkalit MKes mengaku kalau untuk bantuan tangan palsu pihaknya coba mengusahakan namun tidak secara instan.

"Kita coba juga lakukan untuk mencari sponsor,"terangnya.(YR)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait