Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Survei LSI: ERAMAS 43,3%, DJOSS 33,3%

Tim Redaksi: Kamis, 26 April 2018 | 21:34 WIB


Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018, pada Kamis (26/4/2018).

Dalam hasil survei tersebut, pasangan calon nomor urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS) unggul dari pasangan calon nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS).

ERAMAS yang diusung PKS, PAN, Gerindra, Gokar, Nasdem dan Hanura meraih 43,3% suara, sedangkan DJOSS yang diusung PDIP dan PPP hanya memperoleh 33,3% suara. 

"Kalau dari tingkat pengenalan calon Gubernur, Djarot Saiful Hidayat mendapat perolehan tertinggi dengan 89,6%, disusul Edy Rahmayadi 86,3%. Sedangkan untuk calon wakilnya, tingkat pengenalan calon diungguli Sihar Sitorus 66,2%, sementara Musa Rajeckshah 64 %," ungkap Direktur Citra Publik Advertising LSI, Ade Mulyana, di Hotel Santika Premier Dyandra Medan.

Ade mengatakan, survei dilakukan secara tatap muka dengan 1.000 responden yang dipilih dengan menggunakan metode multistage random dengan margin of error 3,1 persen dan periode survei pada 11-15 April 2018.

Berdasarkan daerah pemilihan (Dapil) Pemilihan Legislatif untuk tingkat 1 Provinsi, hasil survei menunjukkan ERAMAS unggul di 8 Dapil, sedangkan DJOSS di 4 Dapil.

Ade mengingatkan survei pasangan calon di Pilgubsu ini masih dalam keadaan yang bisa berubah. Selain masih ada waktu sekitar 2 bulan, lanjut Ade, ada 3 faktor yang dapat mempengaruhi, yakni banyak swing voters atau suara yang belum memutuskan dan ragu-ragu masih tinggi, yaitu 32,6%. 

"Sedangkan suara yang tidak lagi berubah dengan tetap memilih ERAMAS 37,8% dan DJOSS 29,6%," ujar Ade didampingi Moderator Rully Akbar. 

ERAMAS juga unggul di segmen dukungan dari masyarakat suku Jawa dan pemilih muslim.

"Untuk suku Jawa, ERAMAS unggul 58,4%, sedangkan DJOSS hanya 18,1%. Dan pemilih muslim, ERAMAS unggul 59,2% dan DJOSS 16,8%," kata Ade.

Kemudian menyangkut politik uang, dari hasil survei LSI, sekitar 45,9% publik menilai politik uang sangat cukup berpengaruh terhadap pilihan publik saat pemilihan.

"Ketiga partisipasi pemilih minim. Kurang dari 2 bulan sebelum Pilkada digelar, masih banyak pemilih 51% yang belum mengetahui tanggal dilaksanakannya Pilgubsu," jelasnya.

Dijelaskan Ade, Pilgubsu 2018 merupakan pertarungan sengit yang melibatkan dua kekuatan politik besar. Pasangan, ERAMAS didukung oleh mayoritas partai di parlemen Sumut, sedangkan di kubu lainnya pasangan DJOSS didukung oleh partai penguasa, yaitu PDI Perjuangan.

"Survei tersebut merupakan bagian dari publik interesting yang dibiayai dari keuntungan perusahaan sendiri," tukasnya.

Berikut hasil survei perolehan suara ERAMAS dan DJOSS berdasarkan Dapil:

1. Dapil 1 (Medan Kota, Denai, Deli, Belawan, Amplas, Area, Marelan, Labuhan, Tembung, Perjuangan dan Timur)
ERAMAS 71%- DJOSS 19%.

2. Dapil 2 (Medan Sunggal, Helvetia, Barat, Tuntungan, Johor, Maimun, Polonia, Baru, Petisah, Selayang)
ERAMAS 46,3%- DJOSS 35,0%.

3. Dapil 3 (Deliserdang)
ERAMAS 49,2%-DJOSS 20%

4. Dapil 4 (Serdang Bedagai, Tebingtinggi) ERAMAS 46,7%%-DJOSS 36,7%

5. Dapil 5 (Asahan, Tanjungbalai, Batubara) ERAMAS 43,3%-DJOSS 14,4%

6. Dapil 6 (Labuhanbatu, Labusel, Labuhanbatu Utara)
ERAMAS 65,7%-DJOSS 20%.

7. Dapil 7 (Tapsel, Madina, Padanglawas, Sidimpuan, Paluta)
ERAMAS 43,6%-DJOSS 20%

8. Dapil 8 (Langkat dan Binjai)
ERAMAS 49,0%-DJOSS 31%.

9. Dapil 9 (Nias, Nisel, Nias Utara, Nias Barat, Gunung Sitoli)
ERAMAS 13,3 %-DJOSS 51,7%

10. Dapil 10 (Taput, Humbang Hasundutan, Sibolga, Tapteng, Toba Samosir, Samosir) ERAMAS 20,0%-DJOSS 73,8%

11. Dapil 11 (Simalungun, Pematang Siantar)
ERAMAS 35,0%-DJOSS 48,9%

12. Dapil 12 (Dairi, Pakpak Barat, Karo) ERAMAS 13,3%-DJOSS 60,0%. (Tim)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait