![]() |
| Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih. (Mol/Int) |
Bahkan, Irdian Saragih dinilai sangat peduli dengan pembangunan kota dan cukup responsif atas kritik serta saran atas kepemimpinannya.
"Dua tahun memimpin, Pak Wali (Irdian Saragih) sudah bekerja maksimal. Tapi namanya manusia, kalau ada kekurangan di sana-sini itu wajar. Kita berikan kesempatan kepada Pak Wali, karena beliau bukan Superman yang bisa langsung menyulap dan berubah. Ini bukan negeri kartun," ujar DPC Repdem Kota Tebingtinggi melalui Remon Silalahi dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).
Menurut Remon, di pemerintahan daerah manapun hasil pembangunannya belum terlihat signifikan.
Karena programnya sedang berlangsung dengan menggunakan APBD dengan cermat.
"Karena apabila salah dalam pengelolaannya bisa berakibat fatal dan berurusan dengan hukum," kata Remon.
"Pak Wali itu kader terbaik PDI Perjuangan yang cerdas. Jadi beliau memimpin tidak asal-asalan. Tapi sesuai peraturan yang ada dan terukur, tidak asal-asalan. Hal ini sesuai instruksi Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri," sambungnya.
Menurutnya, program yang dijalankan Irdian Saragih telah berjalan dan dirasakan masyarakat.
Jika dalam perjalanannya masih ada kekurangan, tentu ini berkaitan dengan kinerja sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tebingtinggi.
"Kalau kita evaluasi, tentu terkoreksi tentang kinerja OPD, camat, lurah yang belum mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah. Saran kita, Pak Wali Kota perlu mengevaluasi kinerja anak buahnya," ungkapnya.
Repdem Tebing Tinggi, lanjut Remon, masyarakat seharusnya memberikan masukan positif ke Pemko Tebingtinggi apabila memang terdapat kekurangan dalam menjalankan program pembangunan.
"Jangan ada kesan mencari-cari kesalahan apalagi mencela, menyebarkan hoaks ataupun fitnah. Kepala daerah tidak bisa bekerja sendiri, perlu kerja sama semua pihak. Mari kita semua bergandengan tangan membangun Kota Tebingtinggi," ucapnya. (Red/Red)

