-->

7 Dari Puluhan Pelajar SMAN 1 Lubukpakam Sakit Perut, Klinik Daffina Beri Pelayanan Cepat

Sebarkan:

Foto : Klinik Tempat Para Pelajar Dirawat ( MOL/ GN)
DELISERDANG | Puluhan pelajar kelas XII SMAN 1 Lubukpakam mengeluhkan sakit perut. Dari jumlah itu, 7 orang akhirnya harus menjalani perawatan, Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan pantauan, 6 pelajar dirawat di Klinik Daffina Jalan Galang Lubukpakam dan 1 pelajar lainnya dirawat di Klinik Ira Medica Jalan Ahmad Yani Lubukpakam.

Pantauan di Klinik Daffina, para pelajar langsung mendapat penanganan tim medis begitu tiba. Beberapa di antaranya dipasangi infus dan diberi obat. Pihak klinik juga terlihat sigap menyiapkan ruang perawatan khusus untuk menangani pasien secara cepat.

Salah satu korban berinisial D menuturkan keluhan pertama kali dirasakan Selasa (1/9) pagi. Karena jumlah yang sakit semakin banyak, pihak sekolah akhirnya memulangkan para siswa.

Ternyata sakit yang sama dialami puluhan pelajar kelas XII lainnya, sehingga mereka diberi izin pulang. 

Diakuinya, merasa sudah mendingan, dia berangkat ke sekolah, namun sakit perut itu mengulang lagi, Rabu pagi. Setelah mendapat pemeriksaan di ruang UKS, selanjutnya Kepala Sekolah mengantarkan mereka ke Klinik tersebut.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Haru Raya 1 & 2, Heriyanto mengaku bertanggungjawab atas biaya pengobatan para pelajar hingga sembuh.

Menurutnya, menu MBG yang disajikan, Senin (31/8/2026) adalah nasi putih dengan lauk ayam gulai dan buah semangka. Selain ke SMAN 1 Lubukpakam, menu yang sama juga diberikan kepada 8 sekolah lainnya, namun tidak ada keluhan. 

Sementara itu Kordinator Wilayah MBG Deliserdang Rizky Ichsan Putraliany menyebut, pihaknya sudah mengambil sempel makanan tersebut. "Sempel sudah diambil hasilnya negatif bakteri ekologi," katanya.

Rizky namun belum dapat memastikan penyebab siswa-siswi mengalami sakit perut. "Itu masih belum ada," ungkapnya.

Sedangkan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Deliserdang yang juga Wakil Satuan Tugas (Satgas) MBG Deliserdang dr. Hanip Fahri, MM, MKed(KJ), SpKJ mengakui Satgas dan Korwil BGN bertindak cepat dengan melakukan pemeriksaan makan sebelumnya 

"Jadi kita punya mekanisme pengawasan, hasilnya negatif, tidak ada bakteri dan racun yang mengakibatkan kerusakan makanan," akunya.( GN)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini