![]() |
| Petugas kepolisian sedang mengangkat tubuh jenazah korban yang tergeletak di parit di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Helvetia Timur, Medan. (mol/ist) |
Pihak kepolisian segera melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kejadian ini sempat viral di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun @alegojeksmedantpeduli yang memperlihatkan sejumlah petugas sedang mengevakuasi jasad tersebut.
Kapolsek Helvetia Kompol JP Sipahutar mengatakan, mayat pria tersebut pertama kali ditemukan masyarakat sekitar sekitar pukul 06.10 WIB.
Setidaknya ada dua orang saksi yang melihat langsung pria tak bernyawa itu terbaring di pinggir jalan.
"Pagi tadi sekitar pukul 06.10 wib, masyarakat menemukan mayat pria dengan posisi tergeletak di atas parit. Saksi awalnya mendengar korban masih sempat berlari dan mendengar suara jeritan. Saat dilihatnya, korban sudah tergeletak," ucap Kompol JP Sipahutar.
Berdasarkan keterangan saksi kedua, Sipahutar menambahkan bahwa pria tersebut sempat berjalan di atas trotoar sebelum akhirnya ambruk.
"Menurut saksi, dia sempat berjalan dan sempoyongan, lalu terduduk sebelum akhirnya tergeletak di parit," lanjutnya.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP sambil berkoordinasi dengan tim Inafis Polrestabes Medan.
"Hasil dari pengecekan tim Inafis Polrestabes Medan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ada luka di bagian dagu sepanjang 1 cm," tuturnya.
Jasad pria tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pendalaman lebih lanjut.
Sipahutar juga menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah berhasil berkoordinasi dengan kepolisian dan mendatangi RS Bhayangkara.
"Sudah ada pihak keluarga yang datang ke RS Bhayangkara dan mengaku kalau itu anaknya," pungkasnya. (ka/RS)

