-->

Kabupaten Deliserdang Mulai Dikelilingi Judi Tembak Ikan, Kapolres Diminta Bertindak

Sebarkan:
Teks Foto : Salah satu lokasi judi tembak ikan di Deliserdang dikerumuni warga sekitar. ( mol/ jl)


DELISERDANG|Aktivitas praktik perjudian berkedok game ketangkasan jenis tembak ikan kembali bertaburan di Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara, khususnya di Kecamatan Batang Kuis, Tanjung Morawa dan Namorambe.

Tudingan masyarakat yang disampaikan kepada metro-online.co, mulusnya bisnis ilegal yang menyangkut dengan penyakit masyarakat di tiga Kecamatan wilayah hukum Polresta Deliserdang Polda Sumatera Utara itu dikarenakan bos judi yang berinisial Dedi S, sudah melakukan lobi-lobi kepada pihak penegak hukum mulai dari tingkat Polsek setempat, Polresta Deliserdang hingga Polda Sumut.

Temuan dilokasi, adapu judi tembak ikan yang berada di Kecamatan Tanjung Morawa di Desa Telagahsari satu unit, Jalan Irian Gang Gabungan satu unit, Desa Ujung Serdang dua unit ( satu unit di belakang swalayan persisnya di lapak warung Manurung dan satu lagi di dalam rumah warga areal persawaan).

Menurut keterangan warga saat berhasil dikonfirmasi metro-online.co, Minggu (5/4/2026) menjelaskan kalau di jalan irian Gang Gabungan dan Desa Ujung Serdang warung Manurung itu di operasikan mesin jenis roulette.  

"Omset mesin roulette itu banyak sekali, diperkirakan bisa mencapai 15 sampai 20 juta rupiah per ship," terang warga.

Warga itu menjelaskan bahwa bos besar judi yang menggunakan mesin teknologi di Tanjung Morawa itu menyinggung nama Dedi S. " Dikabarkan pengusahanya Dedi S bang, tapi menurut saya itu hanya formalitas saja tapi yang aslinya ada dibalik layar oknum TNI yang berdinas di Kodam I/BB. Halnya semua pekerja lapanganya anggota dia ( oknum TNI -red)," terangnya.

Lebih lanjut diceritakan warga itu, semenjak adanya praktik perjudian game ketangkasan jenis tembak ikan itu di Tanjung Morawa angka kriminalitas terkusus pencurian semakin meningkat" mulai adanya lagi perjudian tembak ikan ini sering terjadi kemalingan," ucapnya.

Selain itu, banyak rumah tangga yang hancur dikarenakan suami dan anak-anaknya ikut terkontaminasi praktek perjudian tersebut.

Menyangkut dengan keresahan masyarakat Deliserdang ini, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana ketika dikonfirmasi Minggu (5/4/2026) sampai berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.

Begitu juga Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H Damanik, sudah berulang kali dikonfirmasi juga memilih bungkam.(jasa/jl)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini