![]() |
| Foto : Polisi Amankan Preman Usai Lakukan Pemalakan ( MOL/GN) |
Aksi pelaku langsung ditolak oleh pekerja botot yang keberatan pelaku datang hanya tinggal minta uang tanpa bekerja. Karena tak diberi uang, pelaku marah -marah dan mengancam pekerja botot.
Meski demikian pekerja botot yang terus dimaki maki dan diancam pelaku tak gentar. Dengan gaya sok preman pelaku malah sesumbar akan memberikan uang pada pekerja botot yang melawan dan tak mau jadi korban pemerasan.
"Awalnya tukang botot dipanggil pemilik toko untuk menjual botot kertas kardus, tapi begitu selesai memuat kertas kardus kedalam mobil pikup, tiba tiba datang seorang preman berbaju kaos SPSI minta uang bongkar muat. Padahal dia tidak bantu kerja, datang -datang minta uang, tak dikasi maksa marah -marah," ucap Andi warga sekitar.
![]() |
| Pelaku saat melakukan pemerasan ( MOL/GN) |
"Warga berharap Polisi tangka pelaku yang meresahkan ini dan sekalian di tes urine," ucap warga.
Terkait hal ini, Unit Reskrim Polsek Batang Kuis dipimpin Aiptu Erick Tambunan bergerak mengamankan pelaku ke Mapolsek guna pemeriksaan.
"Sudah diamankan ke Polsek," ucap salah seorang personel Polsek.(GN)


