-->

Kapal Tanker Terlambat Bersandar, Pasokan BBM di Padangsidimpuan Terganggu

Sebarkan:

 

Antrian BBM di salah satu SPBU di Kota Padangsidimpuan. (MOL/Syahrul).

PADANGSIDIMPUAN | Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Padangsidimpuan mengalami kelangkaan, pasalnya di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami kendala stok atau gangguan distribusi.

Akibat terganggunya pasokan distribusi ke sejumlah SPBU di Kota Padangsidimpuan, BBM pun menjadi langka dan warga pun terpaksa rela antri panjang dan berjam-jam saat BBM tiba di SPBU.

Menanggapi hal tersebut salah satu Pengawas SPBU di Padangsidimpuan Nico mengatakan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan di lapangan, kapal tanker pembawa BBM terlambat bersandar di pelabuhan atau di terminal bahan Bakar.

"Berdasarkan informasi di lapangan dan juga info dari supir SPBU, kapal terlambat bersandar" ungkap Nico kepada metro-online co, Jumat (31/1/2026)

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, keterlambatan kapal tanker BBM dalam bersandar (mendarat) di pelabuhan atau terminal bahan bakar merupakan penyebab utama terhambatnya distribusi BBM yang berujung pada kelangkaan di SPBU. Masalah ini sering terjadi akibat faktor cuaca buruk, teknis, maupun operasional. 

Selanjutnya, ketika ditanyakan apakah ada informasi langsung dari Pertamina kalau BBM mengalami kelangkaan. Nico menjelaskan stok BBM masih aman.

"Ngak ada bg informasinya, BBM masih aman sebenarnya cuman terlambat aja masuk kapalnya," jelas Nico.

Lebih lanjut kata Nico, BBM masuk beberapa hari ini hanya biosolar 8 KL (Kiloliter) dan pertalite 8 KL (Kiloliter) atau 8.000 liter. Kemudian untuk BBM Pertamax sudah 3 hari belum ada pengiriman.

Sementara informasi yang dihimpun metro-online co dilapangan warga masih mengantri panjang di sejumlah SPBU di Padangsidimpuan.

Tidak itu saja, dampak kelangkaan BBM ini sejumlah pengecer juga sudah mulai menaikkan harga dengan kisaran, BBM jenis Pertalite mulai Rp13.000 sampai Rp15.000 dan Pertamax seharga Rp20.000 per liternya.

"Minyak dimana-mana susah, tadi pagi saja saya ada stok Pertalite 15 liter saya jual  15.000 perliter, ngak sampe satu jam sudah habis. Ini tinggal Pertamax satu liternya 20.000," sebut salah satu pengecer minyak yang tidak mau disebutkan namanya. (Syahrul/ST).


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini