![]() |
| Teks Foto : Petugas saat mengamankan Bandar Narkoba.( mol) ilustrasi/ jl) |
DELISERDANG | Akhirnya Satres Narkoba Polresta Deliserdang berhasil menangkap bandar Narkoba di STM Hilir yang kian sudah meresahkan bagi warga masyarakat sekitar.
Tersangka adalah Moses Sembiring alias Bejeng, 30, warga Desa Laurempak, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara.
Informasi yang dihimpun dari warga setempat, Moses Sembiring alias Benjeng yang merupakan pengedar sekaligus bandar narkotika jenis sabu-sabu ini ditangkap petugas saat sedang asik mengkemas barang haram dagangannya dirumahnya, pada Selasa (3/2/2026) sekira pukul 16.30 WIB.
Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti sabu-sabu seberat tiga gram yang sudah dikemas menggunakan bungkusan plastik kecil siap edar.
" Barusan kali ditangkapnya bang, sekitar jam empat- lima sore tadi gitulah. Kami pun terkejut tiba-tiba Polisi sudah masuk kerumahnya," ujar salah satu warga setempat kepada wartawan.
Penangkapan tersangka bandar sabu ini dibenarkan Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Hendria Lesmana melalui Kasatres Narkoba Kompol Ferry Kusnad.
"Y benar...Tersangka berikut barang buktinya sudah kita amankan dan dijebloskan ke dalam sel tahanan Satres Narkoba Polresta Deliserdang guna proses penyidikan lebih lanjut," kata Kompol Ferry Kusnadi kepada wartawan, Selasa (3/2/2026) malam.
Atas perbuatannya, sambung Ferry, tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan Pasal 112 juncto Pasal 114 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang peredaran dan penyalahgunaan narkotika dengan ancaman minimal 20 tahun penjara.
Dalam hal ini, masyarakat sangat berterimakasih kepada Kapolresta dan Kasat Narkoba Deliserdang, karena sudah berhasil menangkap bandar narkoba yang selama ini menjadi keresahan bagi warga masyarakat Kecamatan STM Hilir dan Bangun Purba.
" Terimakasih Pak Kapolres dan Pak Kasat. Dengan sudah tertangkapnya bandar sekaligus pengedar narkoba di daerah kami ini kami warga masyarakat terkhusus masyarakat Kecamatan STM Hilir dan Bangun Purba sudah merasa tenang. Halnya itulah selama ini menjadi keresahan kami khususnya kami para kaum ibu," ucap warga setempat yang mengaku boru Tarigan. (yosa/jl)

