![]() |
| Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat serahkan kunci Huntara kepada warga terdampak pascabencana di Adiankoting, Kamis (5/2/2026).(Foto: Alfredo Sihombing/mol) |
Peresmian dilaksanakan secara hybrid dan dipusatkan di Lapangan Bola Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sementara itu Kabupaten Taput bertempat di Dusun Sibalanga, Kecamatan Adiankoting.
Mendagri mengapresiasi langkah cepat Gubernur Sumut beserta para kepala daerah mempercepat penyediaan huntara sebelum Ramadan.
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di delapan kabupaten/kota terdampak bencana, dengan total 1.300 unit Huntara di seluruh lokasi," kata Tito Karnavian.
Sementara itu Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Mendagri selaku Ketua Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi serta mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian pemerintah pusat kepada daerah terdampak bencana.
"Komitmen pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota agar sebelum Ramadan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di posko pengungsian, melainkan telah menempati huntara, hunian hotel, atau rumah kontrakan yang difasilitasi pemerintah," ujar Bobby.
Selanjutnya Bupati Taput menyampaikan pendataan rumah terdampak telah selesai diverifikasi by name by address (BNBA).
Dari 486 unit rumah terdampak, tercatat 258 unit rusak berat, 39 rusak sedang, dan 189 rusak ringan, dan seluruh data telah disampaikan ke pemerintah pusat.
Untuk penanganan sementara, Pemkab Taput telah membangun 103 unit huntap, 58 unit secara insitu (onsite), serta 40 unit Huntara.
Sejak hari ini, tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di pengungsian, bantuan DTH telah disalurkan kepada 112 rumah tangga dan terus diusulkan bagi keluarga lainnya.
“Untuk penanganan sementara, Pemkab Taput telah membangun 103 unit hunian tetap, 58 unit secara inside, serta 40 unit hunian sementara, sejak hari ini tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di pengungsian, dan bantuan Dana Tunggu Hunian telah disalurkan kepada 112 rumah tangga serta terus diusulkan bagi keluarga lainnya,” ujar Jonius Taripar Hutabarat.
Kegiatan ini diikuti secara daring oleh Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama Wakil Bupati (Wabup) Deni Parlindungan Lumbantoruan, Dandim 0210/TU Ronald Tampubolon, Wakapolres Taput, para pimpinan perangkat daerah, serta masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi. (as/as)

