-->

Larangan Hanya Jadi Pajangan, Warga Tetap Buang Sampah di Trotoar SMPN 1 Padangsidimpuan

Sebarkan:

 

Warga tetap membuang sampah di trotoar depan pagar SMP Negeri 1 Kota Padangsidimpuan, meskipun ada larangan. (MOL/Syahrul).

PADANGSIDIMPUAN | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padangsidimpuan pasang spanduk larangan membuang sampah sembarangan di trotoar depan pagar SMP Negeri 1 Kota Padangsidimpuan, pasalnya jalur untuk pejalan kaki tersebut sering dijadikan tempat pembuangan sampah oleh oknum warga yang tidak bertanggungjawab.

Berdasarkan pantauan metro-online.co di lapangan, pukul 22.00 WIB, Sabtu (24/1/2026), terlihat tumpukan sampah menggunung dan berserakan di Jalan Masjid Raya Al Abror tepatnya trotoar depan pagar SMP Negeri 1 Kota Padangsidimpuan, walau sudah ada spanduk larangan bertuliskan "Dilarang Buang Sampah di Lokasi Ini."

Ironisnya lagi, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padangsidimpuan terhitung baru tiga hari  memasang spanduk larangan di area tersebut. Namun larangan itu hanyalah sebatas pajangan bagi oknum warga yang membandel dan tetap saja melancarkan aksinya membuang sampah di tempat itu.

Hal ini menunjukkan, Kesadaran masyarakat dalam membuang sampah masih rendah. Mereka tetap membuang sampah sembarangan meskipun ada spanduk larangan.



Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padangsidimpuan Mukhtar Arifin Harahap mengatakan, sebelumnya tempat yang dibuat larangan tersebut merupakan tempat pembuangan sampah, namun sudah dibongkar karena mengganggu keindahan kota.

"Dulu memang di depan pagar SMP Negeri 1 itu ada bak pembuangan sampah, karena lokasinya merusak keindahan kota dan menganggu kenyamanan belajar siswa maka dari itu Dinas Lingkungan Hidup membongkar bak sampah tersebut," jelas Mukhtar kepada metro-online.co, Minggu (25//1/2026).

"Tidak itu saja, kita juga sudah menyediakan becak sampah yang setiap hari mengangkut sampah dari rumah warga, kebetulan juga daerah tersebut setiap hari dilewati mobil pengangkut sampah, nanti bisa juga diberhentikan mobilnya jika ada sampah yang sudah menumpuk biar diangkut. Jadi tidak ada lagi alasan membuang sampah sembarangan," tambahnya.

Kendati demikian, sebut Mukhtar perilaku seperti itu bukan hanya mencoreng wajah lingkungan, tetapi juga menandakan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat akan kebersihan. Padahal, sudah ada spanduk dipasang tanda larangan dan mengingatkan agar jangan lagi membuang sampah di lokasi tersebut.

Tumpukan-tumpukan sampah yang berada di trotoar SMP Negeri 1 Padangsidimpuan dinilai tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penyakit, mengundang lalat, dan mencemari lingkungan sekitar.

"Maka dari itu kita berharap, warga sekitar dan khusunya pedagang yang berjualan sekitaran di lingkungan sekolah supaya menjaga kebersihan lingkungan dan jika ada sampah, kami meminta agar dibuang ketempat pembuangan sampah terdekat. Salah satunya tong sampah yang ada di pasar kodok atau diserahkan ke mobil pengangkut yang setiap hari lewat," ujarnya.

"Harapannya, semoga kedepannya tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan karena menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup saja tetapi masyarakat juga dapat lebih bertanggung jawab, dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan suasana kota yang lebih nyaman dan tertata," tegas Mukhtar. (Syahrul/ST).


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini