![]() |
| Jenazah Maria Agustina Naibaho yang ditemukan di kamar kostnya (mol/ampu) |
MEDAN | Maria Agustina Naibaho, 22, warga Jalan Kutilang BTN Purnama Deli Blok B Lingkungan V, Kota Tebing Tinggi yang berstatus sebagai mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) ditemukan tewas di kamar kos-kosan Jalan Rela Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kamis (12/3/2026) malam.
Informasi dihimpun di lokasi menyebutkan, penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh pacarnya, Sanggam Elroi Marbun, 21, yang datang ke lokasi kos untuk menemui korban. Namun saat tiba di lokasi, pintu kamar dalam keadaan terkunci dan korban tidak memberikan respon saat dipanggil.
Merasa curiga, Sanggam kemudian memanggil beberapa temannya, yakni Johannes JM Sinaga, 20, Hardi, 21, dan Francen Purba, 19, untuk membantu mengecek kondisi korban. Setelah beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban dari dalam kamar, mereka akhirnya berinisiatif mendobrak pintu.
Saat pintu berhasil dibuka, para saksi terkejut melihat korban sudah tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar. Dari dalam kamar juga tercium bau tidak sedap yang diduga berasal dari tubuh korban.
Mengetahui kejadian tersebut, para saksi segera memanggil ibu kos serta melaporkan peristiwa itu kepada pihak kelurahan dan Polsek Medan Tembung.
Petugas piket Polsek bersama Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Medan yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal Tim Inafis, korban ditemukan dalam posisi telentang di dalam kamar dan tidak mengenakan pakaian. Namun, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
Polisi selanjutnya mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan melalui laporan yang disampaikan menyebutkan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya mendatangi TKP, melakukan olah TKP bersama Tim Inafis, memeriksa sejumlah saksi, serta membawa jasad korban ke rumah sakit untuk kepentingan penyelidikan.
"Hingga saat ini kita masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan berbagai keterangan guna mengungkap penyebab pasti kematian mahasiswi tersebut," jelasnya. (ka/rs)

