![]() |
| Wabup Taput Deni Lumbantoruan menghadiri acara UKW diselenggarakan PWI Bonapasogit-Agincourt Resource di Convention Hall Hotel Hineni, Tarutung, Kamis (11/12/2025).(mol/Alfredo Sihombing) |
Pembukaan UKW dihadiri oleh Wakil Bupati Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kadis Kominfo) Hendrik Taruna, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Ketua Dewan Kehormatan Pusat Atal S Depari dan Ketua PWI Sumut Farianda P Sinik.
Ketua Panitia sekaligus Ketua PWI Bonapasogit, Alfonso Situmorang, dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh 36 wartawan tingkat Muda dan Madya yang berasal dari berbagai wilayah Tapanuli Raya hingga Aceh.
"Tingginya minat wartawan untuk mengikuti uji kompetensi sebagai upaya peningkatan kualitas jurnalisme di kawasan ini," kata Alfonso.
Sambutan Wakil Bupati menekankan pentingnya profesionalisme dan kompetensi wartawan, terlebih di tengah situasi daerah yang sedang menghadapi pemulihan pasca bencana.
"Gambaran umum kondisi bencana, di mana sebanyak tujuh Kecamatan terdampak, meliputi yang dilanda banjir dan mengalami longsor. Sebanyak 36 warga telah dinyatakan meninggal dunia, dua orang hilang dan telah direlakan oleh keluarga, serta empat Desa masih terisolir," ujarnya.
Deni menegaskan, Pemkab Taput terus mengejar pembukaan akses jalan yang rusak dan terputus, termasuk upaya pembangunan hunian sementara hingga hunian tetap, salah satunya mencakup rencana pembangunan 200 unit dari pemerintah pusat.
“Atas nama Pemkab Taput, berharap wartawan semakin mampu menyampaikan informasi secara tepat, akurat dan berimbang, sehingga gagasan serta dalam pelaksanaan pembangunan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” tambah Deni Lumbantoruan.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir dalam sambutannya menegaskan kembali prinsip dasar jurnalisme, yaitu pentingnya verifikasi dan pengujian informasi sebelum dipublikasikan.
"Mengingatkan di tengah disrupsi media digital, wartawan harus tetap menjaga marwah profesi dan mengutamakan integritas sebagai fondasi kerja jurnalistik," imbuhnya. (as/as)

