-->

Pembekalan KKN Mahasiswa STAIN Madina, Bupati Beri Pesan Ini

Sebarkan:
Foto Bersama Bupati Madina dan Ketua STAIN beserta para Dosen, Senat dan Mahasiswa.

MANDAILING NATAL| Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaksanakan kegiatan pembekalan kepada 593 Mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Pembekalan berlangsung di Aula Student Center STAIN Madina Jl. Prof. Dr. Andi Hakim Komplek STAIN, Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Senin, (14/07).

Acara pembekalan di buka langsung oleh Ketua STAIN Madina Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag, dan turut dihadiri Bupati Madina H. Saipullah Nasution didamping Asisten III, Lismulyadi Nasution. Seterusnya juga hadir para Senat, Dekan maupun jajaran Dosen STAIN Madina.

Ketua STAIN Madina, Dr Sumper Mulia Harahap.

Dalam sambutannya, Ketua STAIN Madina Sumper Mulia Harahap pun mengucap rasa syukur mengingat perjalanan STAIN Madina yang mana sejauh ini telah diterima dan mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Sumper turut mengulas sedikit perjuangan para seluruh civitas akademika yang sama-sama berjuang tidak pernah mengenal lelah demi untuk kemajuan STAIN Madina.

"Para dekan maupun dosen yang sama-sama punya peran masing-masing untuk menyongsong kemajuan akademik di kampus STAIN Madina hingga saat ini mendapat penilaian positif dari masyarakat," tuturnya.

Sementara Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada para mahasiswa yang akan mengikuti KKN.

Bupati menekankan agar kehadiran mahasiswa di desa selama KKN membawa perubahan bagi masyarakat, utamanya dalam membangun mental, karakter, dan jati diri.

"Melalui tangan mahasiswa, semua aspek kehidupan masyarakat bisa disentuh. Baik itu kelompok orang tua, dewasa, remaja, maupun anak-anak, semua harus bisa disentuh untuk membawa perubahan," pesan bupati.

Bupati Madina, H Saipullah Nasution.

Bupati juga menjelaskan bahwa keberadaan STAIN memiliki peran strategis bagi pembangunan daerah. Tidak hanya dalam proses mencetak kader-kader bangsa tapi juga berdampak pada perekonomian.

“Multi-player effect dari kehadiran universitas ini luar biasa. Ekonomi akan berjalan, tempat-tempat kos mahasiswa akan tumbuh di sekitar kampus. Transportasi akan hidup, perdagangan makanan dan minuman juga akan berkembang. Ini semua menjadi ruang yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, bupati pun menyoroti maraknya peredaran narkotika yang semakin mengkhawatirkan, bahkan sudah menyasar kalangan anak-anak. Untuk itu ia berharap para mahasiswa dapat memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya narkoba.

“Sekarang ini narkoba sudah sangat meresahkan, dan bahkan sudah masuk ke kalangan anak-anak. Mahasiswa diharapkan dapat memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba ini. Jangan sampai generasi penerus kita hancur karena narkoba,” tegasnya.

Bupati Saipullah juga berpesan kepada seluruh mahasiswa KKN agar menjaga nama baik almamater dan daerah asal mereka selama menjalankan tugas di desa.

"Jaga sikap, perilaku, dan ucapan di tengah masyarakat. Jadilah contoh dan teladan yang baik. Semoga KKN ini menjadi pengalaman berharga dan membawa manfaat bagi masyarakat serta menjadi bekal di masa depan," pungkas bupati mengakhiri. (Rul)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini