![]() |
| Teks Foto : Longsor di Dusun dua Pernangenen Desa Penungkiren, Kecamatan STM hilir, Kabupaten Deli Serdang, ancam keselamatan warga. ( mol/yb) |
DELISERDANG | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dinilai lamban menangani peristiwa tanah longsor di Dusun II Pernagenan Desa Penungkiren Kecamatan. STM Hilir Kabupaten Deli Serdang, padahal longsor ini mengancam keselamatan warga.setempat.
Pantauan wartawan di lokasi, Selasa (25/8/2026) kondisi longsor di Dusun II Pernagenan Desa Penungkiren tersebut semakin parah dan meluas ke pemukiman warga.
Salah satu rumah milik warga dan rumah ibadah hampir ikut terbawa tanah longsor ke jurang yang kedalamannya mencapai puluhan meter.
Dan pengakuan pemilik rumah Sitianna Br Lubis, dia dan keluarganya sudah tidak berani lagi tinggal di rumah nya itu kerena takut terbawa longsor susulan.
Saat ini lokasi rumahnya hanya berjarak beberapa centimeter dari titik longsor, dan kamar mandinya sudah tergantung ke jurang ."kami tidak berani lagi menempati rumah kami ini bang, soalnya kami takut nantinya pas tidor datang longsor susulan dan membawa rumah serta keluarga kami semua ke jurang,” ujar Sitianna.
Selain rumah Sitianna, di sekitar tanah longsor ini juga terdapat bangunan rumah ibadah ( gereja ) yang juga jaraknya hanya tinggal beberapa meter dari titik longsor.
Menurut keterangan Kades Penungkiren Mardan Tarigan melalui Kadus II Pernangenen Azis Barus menjelaskan, awalnya terjadi longsor sekitar dua bulan lalu waktu itu lokasi longsoran dengan permukiman warga masih ada berjarak 10 meter. Namun kerena tidak kunjung di tanggulangi membuat longsor semakin melembar hingga ke pemukiman warga.
“ memang selama ini juga jurang itu memang ada, dan samping jurang ini ada pohon besar yang sudah berusia ratusan tahun. Namun baru baru ini terjadi longsor dan membawa pohon besar itu ke jurang,” jelas Azis Barus.
Tokoh masyarakat Dusun II Desa Penungkiren, Popo Barus, juga menyesalkan lambannya penanganan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang "andaikan dari kejadian longsor awal langsung dilakukan penanggulangan mungkin enggak s terjadi longsor susulan hingga separah begini,” kesal Popo Barus
Popo Barus pun berharap Pemkab Deli Serdang melalui Dinas SDABMBK dan BPBD segera melakukan penanganan dan antisipasi bencana lanjut akibat tanah longsor tersebut,
” mewakili masyarakat Dusun dua Pernangenen ini saya berharap agar Bapak bupati Deli Serdang Dr Asri Ludin Tambunan melalui dinas SDABMBK dan BPBD Pemkab Deli Serdang, agar segera tanggap dan peduli atas keresahan warga masyarakat Dusun dua Pernangenen Desa Penungkiren ini,” harap Popo Barus diamini Jhonson Ginting dan Resep Barus. (Yosa/ jl )

