Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tak Senang Diberitakan, Oknum Anggota Polsek Percut Sei Tuan Nyaris Pukul Wartawan

Tim Redaksi: Minggu, 07 Juli 2019 | 23:25 WIB

MEDAN | Pasca pemberitaan atas pengaduan istri salah satu oknum polisi unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan berujung arogan terhadap salah satu wartawan harian terbitan lokal di Medan, Sabtu (6/7/219) siang.

Ialah Brigadir R alias AT menghentikan paksa laju kendaraan sepeda motor Irwan (43) yang melintas di Jalan Letda Sujono Kelurahan Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung.

Tak hanya itu, Brigadir R alias AT pun mengancam wartawan dengan cara membuka helmnya dan seakan ingin memukulinya.

"Kemarin siang saya hendak menuju Polrestabes Medan untuk melakukan peliputan berita. Di tengah perjalanan, tiba-tiba saya dipepet Brigadir R alias AT bersama rekannya sesama bertugas di unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan. Dia (Brigadir R alias AT, red) berada di boncengan langsung memaki maki saya soal pemberitaan penelantaran anak dan istrinya beberapa waktu lalu," ujar Irwan kepada wartawan, Minggu (7/7/2019) siang.

Kesal tak diacuhkan, membuat Brigadir R alias T melepaskan helm yang dikenakannya dan memaksa Irwan untuk menepi.

"Saya tak acuhkan ocehannya dan makiannya itu, mungkin karena itu dia ngamuk dan memaksa saya untuk menepi. Helm yang dipakainya pun langsung dilepas dan seakan dia ingin memukul saya dengan menggunakan helm yang telah dipegangnya itu," tambahnya.

Meski sempat cekcok, oknum wartawan tersebut pun memilih untuk meninggalkan lokasi guna menghindari hal hal tak diinginkan terjadi.

Seperti diketahui sebelumnya, Debi (35) istri dari Brigadir R alias AT beserta keempat anaknya, warga Bandar Setia, Kec Percut Sei Tuan, mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, Senin (27/5/2019) lalu untuk mengadukan perbuatan Brigadir R yang tidak menafkahinya hingga 4 bulan juga tagihan listrik rumah menunggak kepada pimpinan Polsek Percut Sei Tuan.

"Ini sudah sering terjadi dan pernah saya juga mengadukannya ke Polrestabes Medan dan parahnya sebulan ini dia (Brigadir R alias AT, red) blokir ATM gaji yang selama ini saya pegang. Mau makan apa saya dan anak-anak? Makanya saya adukan hal ini ke komandannya di Polsek Percut Sei Tuan ini," kata Debi.

Debi juga menuturkan bahwa tak hanya itu saja, oknum Kepala Tim (Ka.Team) Tugas Luar Reskrim Polsek Percut itu juga telah 4 bulan tidak membayar tagihan listrik rumah hingga diputus pihak PLN. (ka)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html