Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Melawan, Begal Sadis Ditembak Mati

Tim Redaksi: Jumat, 03 Agustus 2018 | 21:26 WIB

MEDAN- Salah seorang begal sadis, Jepri Sitorus tewas ditembak personil Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan. Jepri merupakan tersangka yang mengakibatkan seorang wanita terluka parah.

"Saat dibawa untuk melakukan pengembangan mencari barang bukti kejahatan, tersangka menyerang dan melukai tangan kiri anggota kita sehingga terpaksa ditembak," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha kepada wartawan, Jumat (3/8/2018).

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan Helmina Romita Sipayung (30), warga Jalan Malaka Gang Saudara, Medan Perjuangan yang menjadi korban begal saat menumpangi ojek online di Jalan Candi Biara, Petisah Tengah atau di belakang Hotel Adi Mulia pada 24 Juli lalu.

Pelaku menarik tas sehingga terjerembab dari boncengan sepeda motor. Usai menerima laporan pengaduan, polisi lalu melakukan penyelidikan dan menemukan handphone merk Oppi milik korban lima hari kemudian.

HP tersebut berpindah tangan ke seorang perempuan bernama Fauziah. Dari pengakuan Fauziah, HP itu ia beli dari tersangka Muhammad Arif seharga Rp 1 juta. Informasi tersebut langsung ditindak lanjuti polisi dan berhasil meringkus Arif.

Dari pengakuan Arif, ia beraksi bersama Jepri Sitorus. Petugas kemudian berhasil menangkap Jepri di Jalan Balaikota. Namun saat dilakukan pengembangan, Jepri menyerang petugas sehingga terpaksa ditembak hingga tewas.

Putu juga menjelaskan, kelompok ini juga yang menjambret Loei Wie Loen (66), warga Jalan Sungai Deli. Loei Wie Loen yang dirampok di Jalan MT Haryono akhirnya meninggal dunia karena terjatuh dari sepeda motornya.

Yang merampok pedagang pangsit itu adalah Muhammad Arif dan rekannya berinisial A, yang kini masih buron. Saat korban terjatuh dari motornya, kedua pelaku langsung melarikan diri. Dua pria yang mencuri motor dan barang berharga korban sudah ditangkap. Petugas kini masih mencari satu orang tersangka utama dan penadah motor korban.

"Kami minta kedua pelaku segera menyerahkan diri," harap Putu. (jo)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait