loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Ups...! e-KTP Medan Banyak Tak Terdaftar di Database Didiskucapil

Tim Redaksi: Jumat, 22 Juni 2018 | 21:35 WIB




BELAWAN - Kartu tanda penduduk elektrik (KTP el)yang dikeluarkan Dinas Pendudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) ‎Kota Medan ternyata tidak berfungsi secara online.

 Salah satu warga, Ria Carolina (33) warga Jalan Pulau Enggano, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan mengaku kecewa. Wanita memiliki nomor induk KTP (NIK) 1207254209850002 kesulitan untuk mengurus buku tabungan di Bank Sumut Cabang Belawan.

 Pasalnya, kartu identitas penduduk miliknya tidak berfungsi secara online dari komputer bank milik pemerintah daerah Sumatera Utara. Akibatnya, ibu rumah tangga ini tidak bisa membuka tabungan di Bank Sumut.

 "Saya tadi ke Bank Sumut, ketika mau urus buku tabungan, kata petugas bank tidak online, padahal KTP saya ini dikeluarkan pihak Kecamatan Medan ‎Labuhan. Jadi, saya tidak jadi buat buku tabungan," keluh Ria, Jumat (22/6).

 Wanita ‎memiliki satu anak mengaku, pihak bank memintanya untuk meminta resi KTP ke Disdukcapil agar bisa membuka buku tabungan.

 "Saya terkejut juga, dibilang data saya tidak online di komputer bank itu, jadi terpaksa saya ke kantor camat tentang KTP saya yang tidak online," sebut wanita yang ingin membuka tabungan untuk keperluan gaji.

 Hal yang sama juga dialami oleh Friska Lumban Tobong, wanita berusia 35 tahun ini juga merasakan nasib sama. Dia juga ditolak untuk membuka tabungan, karena KTP nya tidak online.

 "Saya sama dengan si Ria tadi ke Bank Sumut, data kami tidak online, jadi kami kesulitan untuk membuka tabungan. Kami benar - beran kecewa dengan KTP yang dikeluarkan Disdukcapil," ungkap Friska.

 Sekcam Medan Labuhan, Indra Gunawan Hutagalung dikonfirmasi mengenai KTP yang dikeluarkan tidak online mengatakan, banyak KTP elektrik yang tidak terdaftar di data base di Didiskucapil Kota Medan.

 "Camat kita juga KTP nya juga tidak terdaftar, masalah ini sudah dilaporkan ke Disdukcapil, jadi kita tunggu konfirmasi apa yang menjadi masalahnya," terang Indra. (mu-1)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html