Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jelang Mudik Lebaran, Penumpang KM Kelud Tujuan Batam Masih Sepi

Tim Redaksi: Selasa, 05 Juni 2018 | 18:30 WIB


KM Kelud


BELAWAN - ‎Memasuki arus mudik lebaran, penumpang KM Kelud sepi dengan jumlah sekitar 300 orang yang berangkat dari Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan menuju Batam.

 Kepala Operasional Pelni Cabang Medan, Irwansyah, Selasa (5/6), mengatakan, berdasarkan data penjualan tiket secara online, jumlah penumpang yang akan berangkat dari Belawan tujuan Batam pada (8/6) mendatang sepi.

 "Untuk saat ini, dari data kita baru berkisar sekitar 300 an orang yang akan berangkat menuju Batam. Ini selalu terjadi setiap tahunnya, kepadatan arus mudik terjadi pada saat kedatangan dari Batam menuju Belawan," terang Irwansyah.

 Dijelaskannya, minimnya jumlah penumpang menuju Batam cukup rendah dari batas normal daya angkut KM Kelud secara normal dengan jumlah 1906 orang. Artinya, penumpang lebih dominan di arus kedatangan dari Batam menuju Belawan.

 Untuk arus mudik kedatangan dari Batam, kata Irwansyah, KM Kelud diberikan batas toleransi mengangkut penumpang dengan jumlah 3164 dari jumlah penumpang di waktu normal.

 "Untuk arus mudik ini, kita diberi dispensasi dari Kementrian Perhubungan dan Kelautan dengan jumlah 3164, ini akan berlangsung selama arus mudik dan arus balik lebaran," jelas Irwansyah.

 Disinggung kendala dan persiapan armada KM Kelud, Irwansyah mengaku belum ada masalah, mengenai persiapan telah mereka lakukan jauh hari dari sisi pengisian bahan bakar, pengecekan kondisi mesin dan pengamanan di KM Kelud.

 "Untuk saat ini belum ada kendala, KM Kelud untuk lebaran hanya berangkat pulang pergi Batam - Belawan. Jadi, segala persiapan sudah kita lakukan jauh hari," ungkap Irwansyah.

 Sementara itu, Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan yang dijadikan tempat sandaran KM Kelud telah diberikan pos pengamanan, kesehatan, serta fasilitas tambahan lainnya sebagai sarana bagi penumpang arus mudik lebaran. (mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait