Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Astaghfirullah...! Tempat Wudhu Bandara Kualanamu Memprihatinkan

Tim Redaksi: Jumat, 25 Mei 2018 | 18:51 WIB

Jemaah terpaksa antri demi mendapatkan air wudhu yang hanya bisa diraih dengan cara menaikkan kaki ke wastafel



DELISERDANG - Sejumlah jemaah yang hendak menunaikan sholat Jumat di area mezanine Bandara Kualanamu mengeluh. Pasalnya, untuk mengambil air wudhu jemaah sangat memprihatinkan, terpaksa dari keran wastafel wanita dan pria akibat fasilitas yang sangat minim.

Informasi diperoleh pada Jumat (25/5), kondisi ini sudah berlangsung lama. Namun hal ini belum mendapat perhatian dari pihak PT AP II sebagai pengelola Bandara Kualanamu untuk membuat solusi agar jemaah tidak kesulitan untuk mengambil air wudhu tersebut.

Hadi salah seorang pengunjung Bandara Kualanamu berharap hendaknya kondisi ini dapat perhatian dari pihak terkait, apa lagi hal ini sebagai fasilitas untuk beribadah bagi umat Islam yang hendak melaksanakan sholat di Bandara Kualanamu. “Perlu ada solusi sehingga para jemaah tidak kesulitan mengambil wudhu," kesal Hadi.

Menurutnya, walau pun dibuat fasilitas yang baik, tidak ada ruginya bagi pihak PT AP II sebagai pengelola, walaupun area yang dibuat ini hanya sebagai tempat sholat sementara. Sebab, ini juga sebagai bentuk fasilitas kebutuhan sipritual bagi pengunjung dan penumpang diareal Bandara Kualanamu untuk melaksanakan ibadah.

“Fasilitas itu mestinya tidak hanya bentuk tempat duduk, atau rest area saja. Tetapi tempat-tempat ibadah juga sangat perlu diperhatikan pihak pengelola termasuk tempat wudhu sholat jumat ini," tegasnya.

Lanjutnya,dengan minimnya tempat wudhu itu, jemaah terlihat kesulitan itupun tidak pada tempatnya, diarea toilet dan dari keran yang diperuntukkan untuk cuci tangan. “Dengan kondisi ini pelayanan bagi penumpang terabaikan khusnya bagi yang akan melaksanakan sholat Jumat," jelasnya.

Deputy Komersil dan Keuangan PT AP II Cabang Bandar Kualanamu Heri Suherman didampini Managjer Humas Wisnu Budi Setianto yang dikonfirmasi wartawan terkait kondisi tersebut tidak membantah. Namun menurutnya, tempat sholat area mezanine hanya sementara, jadi kedepan akan dibuat fasilitas yang lebih baik. “Lokasi ini nantinya akan ditutup untuk sholat Jumat dan akan dibuat di Mesjid KNO, sehingga ke depan jemaah khususnya sholat jumat akan lebih baik tempat wudhunya," tegasnya.(manahan)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait