![]() |
| Teks Foto : Mapolsek Biru-biru ( atas ) transaksi narkoba ( kiri bawah ) dan rekapan judi togel ( kanan bawah ) ( mol/int/Jl) |
DELI SERDANG | Dikarenakan maraknya praktik peredaran Narkoba dan praktik Perjudian jenis Togel ( toto gelap ) di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, menyebabkan angka kriminalitas terkhusus Pencurian di wilayah hukum Polsek Biru-biru semakin meningkat.
Dengan meningkatnya angka kriminalitas itu di Kecamatan Sibiru-biru membuat Sel Tahanan Mapolsek Biru-biru juga terus terisi oleh para pelaku kejahatan secara bergantian.
Hal ini terbukti baru-baru ini,Minggu 20 September 2026. Seorang warga dari Semeimei Batu Desa Sidomulyo, R Br Ginting mendatangi Mapolsek Biru-biru guna melaporkan pelaku pencurian buah kelapa di ladang miliknya terletak di Dusun Simpang Namo Pinang Desa Namo Tualang.
Menurut keterangan narasumber, pelaku pencurian buah kelapa R Br Ginting itu berjumlah tiga orang, dan satu diantara tiga pelaku sudah diamankan oleh Polsek Biru-biru.
“ Pelakunya tiga orang bang, yakni JSP, BYG dan HG. Kabarnya JSP sudah diamankan oleh Polisi, dan dua rekannya BYG dan HG masih dalam pencarian,” jelas warga setempat bermarga Barus Selasa ( 22//9/2026).
Menurut Barus, penyebab meningkatnya angka pencurian di Wilkum Polsek Biru-biru dikarenakan maraknya peredaran Narkoba dan Perjudian.
Dalam hal ini, topuksi tugas Kepolisian dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat di Sibiru-biru belum terlihat jelas alias masih abu-abu. Faktanya dilapangan, praktik peredaran Narkoba dan Perjudian terus saja marak, merajalela dan bebas.
Barus juga mengutarakan, terkadang Polisi pernah melakukan penindakan terhadap penjahat perjudian togel di Sibiru-biru namun sasarannya juru tulis yang hanya mencari sekilo beras demi keluarganya.
“ begitu juga mengenai penjahat narkoba, yang jadi sasaran selalu saja warga pemakai yang sudah jadi korban. Dan bandar besar nya tetap saja aman tanpa pernah dilakukan pengembangan dari yang di tangkap itu. Ada apa semua ini,” kata Barus penuh kecewa dengan kinerja Polsek Biru-biru.
Terkait dalam keresahan masyarakat Sibiru-biru ini, Kapolsek Biru-biru Iptu Indra Tamba saat dikonfirmasi sebelumnya, Senin (21/9/2026) sekira pukul 20.50 WIB sampai berita ini diterbitkan redaksi belum memberikan keterangan.
Kebungkaman Kapolsek Biru-biru Iptu Indra Tamba terhadap media, menimbulkan asumsi negatif warga terhadap pihak kepolisian, dan menuding Polsek Biru-biru “ Bersekongkol “ engan bandar Narkoba dan Judi di Sibiru-biru tersebut.
“ kalau memang Polsek biru-biru bersih dan tidak terlibat dalam bisnis ilegal seperti narkoba dan perjudian di Sibiru-biru ini kenapa Kapolsek tertutup dan tidak berani memberikan statetmend kepada wartawan. Kami juga warga masyarakat pingin tau bagaimana tanggapan dari seorang Kapolsek terhadap kedua praktik ilegal di wilayah hukum yang di pimpinya,” jelas Barus ( jasa/Jl)

