-->

Lapor Pak Kasatresnarkoba dan Kapolresta Deliserdang, Transaksi Narkoba Menggila di Kecamatan STM Hilir, Baraknya di Belakang Pangkalan Angkot P24

Sebarkan:

 

Teka Foto : Kapolresta Deliserdang ( atas kiri) Kasatresnarkoba Polresta Deliserdang ( atas kanan) Kapolsek Talun kenas ( kiri bawah dan transaksi sabu ( kanan bawah).( mol/int/Jl)

DELISERDANG |  Pelaku kejahatan narkoba di Kecamatan STM Hilir wilayah hukum Polsek Talun Kenas, kini semakin tidak punya rasa malu dan takut. Ditengah upaya Polda Sumut memberantas barang haram tersebut, namun di Desa Gunung Rintih justru semakin menggila peredaran narkoba, persisnya di belakang pangkalan angkot P24.

Yang paling memprihatinkan, warga sudah mengetahui dan tahu siapa bandar utamanya. Dia dikenal dengan nama sebutan "Preng" alias "Ky". Dia beroperasi secara terbuka, seolah-olah memiliki perlindungan sehingga tidak takut ditindak pihak berwenang.

Mirisnya, walau transaksi jual beli barang haram itu tidak jauh dari permukiman penduduk dan dilakukan secara terang - terangan namun tidak pernah disentuh oleh aparat penegak hukum setempat. 

"Setiap hari dia jualan di sana, ramai yang datang. Lokasinya di belakang pangkalan angkot P24, Desa Gunung Rintih. Semua warga tahu, tapi tidak ada yang berani lapor ke Polisi karena takut nantinya akan dibocorkan kepada bandarnya," ungkap seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Warga mempertanyakan kinerja Polsek Talun Kenas yang wilayah hukumnya mencakup STM Hilir dan Satresnarkoba Polresta Deliserdang. “ Jika bandar narkoba bisa beroperasi begitu leluasa di tempat umum yang diketahui banyak orang, apakah petugas kepolisian tidak tahu? Atau sengaja menutup mata,” ucap narasumber dengan penuh tanda tanya. 

"Kami minta Polda Sumut dan Polresta Deli Serdang untuk segera menggerebek lokasi barak narkoba tersebut, agar tidak ada lagi yang namanya narkoba di Kecamatan STM Hilir ini," pinta warga lagi.

Lanjut dikatakannya, ini bukan sekadar dugaan, tapi fakta yang terlihat mata telanjang warga sehari-hari. Keberanian Freng alias Ky berjualan narkoba di lokasi strategis dan terbuka mengindikasikan adanya rasa aman yang tidak wajar bagi seorang pengedar narkoba.

"Sampai kapan warga STM Hilir harus menanggung penderitaan ini? Kapolsek Talun Kenas Ronald P Manullang dan Kanit Reskrim Amsal Siregar, ini saatnya bertindak! Jangan biarkan narkoba merusak generasi kita di depan mata sendiri “ jika tidak mampu bekerja sesuai tupoksi tugas Polri lebih baik mundur dari jabatan sebelum dicopot oleh Kapolda Sumut dan Kapolresta Deliserdang,” Tegas warga yang menampakkan rasa ke kecewanya terhadap kinerja Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas. (TIM ) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini