
Bupati Toba Effendi SP Napitupulu (berdiri tengah belakang) bersama para keluarga penerima manfaat bantuan beras, di Kantor Desa Bonan Dolok III, Balige, Senin (21/2026). (Mol/hms)
TOBA | Pemerintah Kabupaten Toba mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras tahap III periode Juli–September 2026 kepada 24.713 keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu mengendalikan gejolak harga beras di masyarakat.
Launching penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung Bupati Toba Effendi SP Napitupulu di Kantor Desa Bonan Dolok III, Kecamatan Balige, Senin (21/9/2026).
Program bantuan pangan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI melalui penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras.
Dalam sambutannya, Bupati Effendi mengatakan kondisi perekonomian dan dinamika iklim saat ini turut memberikan dampak terhadap sektor pangan masyarakat.
“Pada hari ini harga beras sudah mencapai Rp15.625 per kilogram atau Rp250.000 per kaleng. Karena itu, sinergi pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di pasaran,” ujar Effendi.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Toba, total alokasi CPP beras untuk Kabupaten Toba pada 2026 mencapai 741.390 kilogram. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 24.713 KK penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Toba.
Untuk penyaluran tahap III periode Juli–September 2026, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 30 kilogram beras.
Khusus Kecamatan Balige, alokasi bantuan mencapai 137.310 kilogram untuk 4.577 KK. Sementara pada kegiatan launching di Desa Bonan Dolok III, bantuan yang diserahkan sebanyak 1.536 kilogram kepada 512 KK.
Para penerima bantuan di titik tersebut berasal dari enam desa, yakni Desa Matio, Bonan Dolok I, Bonan Dolok II, Bonan Dolok III, Huta Dame, dan Hutanamora.
Bupati Effendi juga mengingatkan masyarakat agar bantuan beras tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan tidak diperjualbelikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Badan Pangan Nasional melalui Bulog yang telah mengalokasikan cadangan pangan ini,” katanya.
Ia berharap proses pendistribusian bantuan pangan dapat berlangsung lancar, transparan, tepat waktu, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat penerima.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Cabang Perum Bulog Pematangsiantar Berdian Damanik, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, SDA dan Aset, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba Ny Riama Audi Murphy Sitorus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Porman Nainggolan, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Sofyan Sitorus, Camat Balige Partogi Tambunan, perwakilan transporter Jasa Prima Logistik, serta para kepala desa terkait. (os/os)
