Sangat memprihatinkan, infrastruktur jalan menuju Desa PIR ADB, Kecamatan Besitang dalam kondisi rusak parah sehingga butuh segera perbaikan. (Foto mol/ warga Desa PIR ADB)
LANGKAT | Infrastruktur jalan mengalami kerusakan mulai dari Simpang Kelurahan Bukit Mas menuju Desa PIR ADB, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Minggu (6/9/2026).
Kerusakan jalan sangat mengganggu para pengendara yang melintas apalagi malam hari. Kini kondisi jalan berlubang-lubang sehingga berpotensi mengundang bahaya kecelakaan lalulintas.
Badan jalan dalam kondisi kupak kapik sudah menahun, namun, sejauh ini belum juga ada perhatian Pemerintah Kabupaten Langkat melakukan peningkatan jalan, ujar Hermanto yang sengaja menghubungi kru Metro Online melalui selularnya.
"Jalan ini butuh segera perbaikan, jika tidak maka dikuatirkan akan semakin banyak pengendara yang jatuh bahkan bertabrakan gegara mengelakkan lubang-lubang badan jalan," ucapnya.
Parahnya lagi lanjutnya, jika turun hujan apalagi saat malam hari, badan jalan dipenuhi air sehingga kenderaan yang ditunggangi pengendara terancam akan terperosok ke dalam lubang.
Jika hal ini sampai terjadi bukan tidak mungkin pengendara akan terjatuh hingga mengalami luka-luka, dan mengakibatkan sepedamotor yang ditunggangi mengalami kerusakan, ucapnya.
Bukan itu saja, jika musim hujan, badan jalan menjadi becek, sementara saat musim kemarau, badan jalan banyak mengeluarkan debu. Kondisi seperti ini sangat menggangu khususnya bagi pengendara roda dua, terangnya.
Padahal, jalan tersebut, kata dia merupakan urat nadi perekonomian bagi warga tiga desa di daerah itu, Desa Bukit Mas, Desa Sekoci, dan Desa PIR ADB, sebagian desa pertanian.
Tiga desa yang merupakan sentra pertanian kelapa sawit, baik milik pribadi maupun perkebunan kelapa sawit. "Ribuan ton Tandan buah sawit (TBS) yang keluar setiap bulannya dari daerah itu, namun sangat disayangkan, infrastruktur jalan tak beres," ungkapnya.
Selain itu, jalan ini juga merupakan akses utama menuju kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), artinya jalan ini menghubungkan manusia, ekonomi, dan konservasi alam, pungkasnya.
Permintaan perbaikan jalan segera dilakukan bukan tidak beralasan, sebab kontribusi pajak dari 3 desa cukup besar, bahkan beberapa pabrik CPO setiap tahun juga menyumbang hasil pajak kepada pemerintah.
Untuk itu, dia meminta Pemerintah Kabupaten Langkat dapat segera menyiapkan dana anggaran untuk mengaspal hotmix badan jalan yang kini sudah dalam kondisi memperihatinkan agar para pengendara dan angkutan truck aman ketika mengangkut keluar TBS dan CPO dari daerah itu, harapnya.(lesman simamora/mp)

