![]() |
| tim Damkar Kota Padangsidimpuan sedang berupaya memadamkan api. (MOL/Damkar Padangsidimpuan). |
PADANGSIDIMPUAN | Duka mendalam menyelimuti warga Kota Padangsidimpuan. Satu unit rumah bertingkat permanen dilaporkan terbakar hebat dan dalam peristiwa tersebut seorang balita dilaporkan tidak dapat diselamatkan.
Peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 12.30 WIB, Rabu (26/0/8/2026), di Gang Melati, Jalan Sutan Soripada Mulia, Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan.
Mendapatkan informasi adanya kebakaran, warga sekitar bersama petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi berusaha memadamkan api. Setelah beberapa waktu, api berhasil dijinakkan. Namun naas, seorang balita yang berada di dalam rumah tidak sempat dievakuasi dan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Diketahui rumah tersebut milik Doni Maulana, 39, kemudian korban jiwa bernama Naura, bocah yang masih berumur 3 tahun merupakan anak dari pemilik rumah.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Ashadi Nasution menyampaikan, berdasarkan keterangan korban, asal mula penyebab datangnya api dikarenakan rumah tersebut sedang mengalami Korsleting listrik.
"Berdasarkan keterangan, korban, rumahnya mengalami korsleting listrik kemudian memercikkan api sampai ke tabung gas. Api pun dengan cepat membesar hingga melahap seluruh bangunan rumah," jelas Ashadi.
Lanjut di katakan Ashadi, pada kejadian anak korban sedang tidur didalam rumah, korban sempat menyelamatkan satu anaknya, namun naas anak paling kecil yang masih balita tertinggal didalam tak terselamatkan karena api sudah menjalar dengan besar.
Dinas Damkar Kota Padangsidimpuan menurunkan sebanyak 7 armada pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman. Saat melakukan evakuasi 2 personil damkar mengalami luka ringan dan 1 terkena korsleting listrik.
Akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp400 juta dan harus kehilangan buah hatinya.
"Atas musibah ini, Kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan," pungkas Ashadi.
Sementara, balita yang menjadi korban tersebut saat ini sedang di evakuasi di RSUD Kota Padangsidimpuan (Syahrul/ST).

