![]() |
| Karutan Kelas I Medan Andi Surya saat mepakuian penandatangan kerja sama dengan Kepala PKBM Bina Tunas Muda Mawarni. (mol/ragusta) |
Kegiatan dimaksud rencananya diikuti oleh 21 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan merupakan langkah nyata dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang berkelanjutan. Senin (22/6/2026).
Penandatanganan kerja sama di Aula Sahardjo berlangsung penuh khidmat dan dihadiri oleh Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Andi Surya, Kepala PKBM Bina Tunas Muda Mawarni serta Ketua Yayasan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala Achyantito. Hadir pula jajaran pegawai Rutan Kelas I Medan dan pengelola PKBM yang turut mendukung terlaksananya program tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas I Medan Andi Surya, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu hak dasar yang harus tetap diberikan kepada warga binaan. “Melalui kerja sama ini, narapidana yang belum menyelesaikan pendidikan formal dapat mengikuti program pendidikan kesetaraan sesuai jenjang yang dibutuhkan, sehingga memiliki bekal yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.” ujar Andi.
Sementara itu, Kepala PKBM Bina Tunas Muda Mawarni menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen PKBM untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh peserta didik, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
Senada dengan hal tersebut, Achyantito sepaku Ketua Yayasan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan sarana penting dalam membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, serta membuka peluang masa depan yang lebih baik.
“Oleh karena itu, pihak yayasan siap mendukung pelaksanaan program penyetaraan pendidikan di lingkungan Rutan Kelas I Medan.” ujarnya
Melalui penandatanganan PKS diharapkan program penyetaraan pendidikan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi narapidana. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga binaan, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih siap, mandiri dan produktif. (RobS/RS)

