-->
crossorigin="anonymous">

Minyak Solar Bersubsidi, Langka

Sebarkan:

Mobil truk pengangkut kontiner dan barang antri di badan jalan KL Yos Sudarso menunggu minyak solar bersubsidi di SPBU 142024117, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan. (mol/rustam).

MEDAN
| Pasca naiknya harga BBM non subsidi, ketersediaan minyak solar bersubsidi langka di SPBU kawasan Belawan sekitarnya.

Akibatnya, mobil truk pengangkut kontiner dan barang banyak yang antri di depan SPBU menunggu minyak.

"Aku sudah dua hari antri di sini," kata supir truk bermarga Manurung, saat antri di SPBU 142024117, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (19/6/2026).
Ketersediaan minyak solar bersubsidi langka di SPBU 142024117 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

Hal yang sama dikatakan, Suryono. Pria paruh baya itu mengaku sudah tiga hari mengalami kesulitan untuk membeli minyak solar bersubsidi.

"Kemarin aku masih bisa beli namun hari ini belum tahu," katanya saat antri di SPBU Kampung Salam, Belawan.

Para supir itu mengaku tidak tahu penyebab minyak tersebut menjadi langka. Namun akibatnya telah membuat penghasilan mereka mengecil.

"Upah kerja kami dihitung berdasarkan trip dan pengusaha tidak perduli dengan kondisi ini," ungkap Togar, supir truk.

Seorang pekerja SPBU 142024117, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan mengatakan, sudah dari kemarin minyak solar subsidi tidak masuk.

"Aku gak tahu kapan masuk karena itu urusan manajemen," ujar pekerja wanita itu. (RE Maha/REM).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini