-->
crossorigin="anonymous">

Pemeriksaan Berkala, Lapas Medan Uji Laboratorium Makanan dan Air Warga Binaan

Sebarkan:


Tim Lapas Kelas I Medan melakukan uji laboratorium berkala terhadap makanan, air minum dan air bersih yang akanndokonsumsi warga binaan. (mol/lagusta)

MEDAN | Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan pemeriksaan berkala terhadap makanan, air minum dan air bersih sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas kesehatan lingkungan serta menjamin keamanan konsumsi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (24/06/2026). 

Kepala Lapas Kelas I Medan Fonika Affandi menegaskan, bahwa pemeriksaan berkala ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas I Medan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada warga binaan, khususnya di bidang kesehatan dan pemenuhan
hak-hak dasar.

"Keamanan makanan dan kualitas air merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan warga binaan. Melalui pemeriksaan rutin ini, kami memastikan seluruh layanan yang diberikan telah memenuhi standar kesehatan yang berlaku sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan layak," ujar Fonika Affandi.

Pemeriksaan berkala antara lain dengan cara pengambilan sampel makanan pada dua titik pengujian, air minum pada satu titik pengujian, serta sampel air bersih yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari warga binaan. 

Seluruh proses pengujian mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang standar kesehatan lingkungan dan keamanan pangan.

Dalam pengujian makanan, parameter yang diperiksa meliputi keberadaan bakteri Salmonella dan Escherichia coli (E. coli) sebagai indikator keamanan pangan. 

Sementara itu, pengujian air minum dan air bersih mencakup berbagai parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi, seperti suhu, bau, kekeruhan, nitrat, nitrit, total dissolved solids (TDS), besi, mangan, pH, aluminium, kadmium, timbal, fluoride, serta bakteri Total Coliform dan E. coli.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan serta air yang digunakan dan dikonsumsi oleh warga binaan memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan. 

Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi tindak lanjut guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan Lapas.

Lapas Kelas I Medan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memastikan seluruh proses penyelenggaraan layanan pemasyarakatan berjalan sesuai dengan prinsip pemenuhan hak warga binaan dan standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah. (RobS/RS)




Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini