-->
crossorigin="anonymous">

LPM Perspektif Upgrade Kualitas Pers Mahasiswa Melalui Pelatihan Jurnalistik

Sebarkan:
Teks foto: Wartawan metro-online.co, Ismail Lubis menjadi narasumber kegiatan upgrading skill penulisan berita kepada Mahasiswa INSAN Binjai. (foto:Mol/Ismail)

BINJAI | Untuk meningkatkan kualitas penulisan berita, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Perspektif INSAN Binjai mengelar pelatihan jurnalistik di Aula Kampus INSAN Binjai, Jumat (12/6/2026).

Dengan tema “Menajamkan Perspektif, Menyuarakan Gagasan, dan Beraksi Menuju Perubahan” narasumber pelatihan jurnalistik yakni Anggota PWI Binjai, Ismail Lubis, SE.

Dalam hal ini, Narasumber menyampaikan seputar dasar jurnalistik dan teknik penulisan berita langsung (Straight news) kepada puluhan mahasiswa yang tergabung di LPM dan organisasi mahasiswa di Kampus Insan Binjai.

"Dalam menulis Straight news gunakan metode 5W+1H, judul berita juga harus menarik dan gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca," ucap Ismail Lubis.

Ismail yang merupakan Demisioner Presiden Mahasiswa Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai periode 2014–2016 juga menyampaikan untuk membuat berita jurnalis harus melakukan peliputan, menyusun narasi, menyunting dan mempublikasikan berita melalui media massa.

"Semua orang bisa mencari informasi dan menyusun narasi serta menyunting narasi, tapi hanya jurnalis yang bisa mempublikasikan melalui media massa baik itu media siber, cetak dan elektronik," jelasnya. 

Teks foto: Narasumber upgrading skills, Ismail Lubis bersama para peserta.(foto/Mol/Ismail)

Ismail juga menguji pemahaman mahasiswa tentang persoalan berita yang ditulis dan narasumber yang akan dimintai tanggapan atas peristiwa tersebut.

Selain itu, Ismail mengajak para peserta untuk melakukan peliputan dan wawancara langsung dengan narasumber. "Belajar jurnalistik tidak bisa hanya dengan teori tapi harus ada praktik langsung ke lapangan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua LPM Perspektif Insan Binjai, Reza Djuandhika berharap kegiatan pelatihan jurnalistik dapat meningkatkan kemampuan menulis para mahasiswa.

"Dengan jegiatan ini, pemahaman kami mengenai dunia jurnalistik semakin bertambah dan semoga kedepannya kami mampu menghasilkan karya yang informatif, kritis, dan bermanfaat bagi masyarakat," harapnya.

Kegiatan diakhiri dengan penulisan berita langsung, tanya jawab dan kuis interaktif seputar dunia jurnalistik yang menguji pemahaman peserta mengenai dasar jurnalistik dan kepenulisan.(Ml/Ism)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini