-->
crossorigin="anonymous">

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Edukasi Keselamatan Berlalulintas Kepada Murid Sekolah Dasar

Sebarkan:

Foto: Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Ipda Yancen Hutabarat SH Edukasi Murid Sekolah Dasar Tentang Keamanan dan Keselamatan Berlalulintas (mol/yh-bay)
SIMALUNGUN| Beri edukasi untuk menumbuhkan kesadaran tentang keamanan dan keselamatan berlalulintas sejak dini, Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Sat Lantas Polres Simalungun, Ipda Yancen Hutabarat SH bersama personel menggelar Police Goes to School di Sekolah Dasar (SD) Plus Raya, Jalan Sutomo, Pematang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (22/6/2026) sekira pukul 07.00 WIB.

Kepada Metro Online, Senin (22/62026) malam, Ipda Yancen Hutabarat mengungkapkan, Police Goes to School merupakan program edukasi resmi dari Kepolisian Republik Indonesia yang menugaskan anggota untuk datang langsung ke lingkungan sekolah mulai dari tingkat dasar hingga menengah. "Ini salah satu wujud dari semangat HUT Polri ke 80 untuk masyarakat. Ini yang terus kami gaungkan," ungkapnya.

Dengan dedikasi tinggi, Ipda Yancen Hutabarat bertindak sebagai Inspektur Upacara untuk menyampaikan materi edukasi kepada para murid Sekolah Dasar terpavorit di Kabupaten Simalungun khususnya di Kecamatan Raya dan sekitarnya.

"Hari ini saya hadir untuk berbagi pengetahuan tentang keamanan dan keselamatan berlalu lintas agar adik-adik bisa melindungi diri sendiri bahkan orang lain setiap hari saat berangkat dan pulang sekolah,” ujar Ipda Yancen Hutabarat memulai arahannya.

Dalam pemaparan materi, Ipda Yancen menjelaskan pengertian dasar tentang keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri yaitu kesadaran dan berperilaku tertib di jalan raya demi terhindar dari kecelakaan, cedera, maupun kerugian. 

Yancen menegaskan, setiap orang di jalan raya, baik pejalan kaki, pengendara sepeda maupun kendaraan bermotor memiliki hak dan kewajiban yang harus dipatuhi bersama.

Yancen menyampaikan panduan praktis tentang aturan yang benar bagi pejalan kaki adalah trotoar atau jalur pejalan kaki. Bila tidak ada trotoar agar berjalan di sisi kiri jalan menghadap arah datangnya kendaraan. Sebelum menyeberang, berhenti sejenak, lihat kiri-kanan untuk memastikan jalan benar-benar aman.

Terkait aturan yang aman bagi murid bersepeda agar menggunakan jalur sepeda jika tersedia, patuhi rambu lalu lintas, jangan berboncengan lebih dari satu orang dan pastikan sepeda dalam kondisi baik. "Yang paling penting pakai pelindung kepala atau helm agar aman jika terjatuh,” tegas Ipda Yancen.

Aturan bagi pesedamotor, Yancen menekankan kewajiban memakai helm standar nasional yang terikat dengan benar Untuk pengendara mobil, wajib memakai sabuk pengaman dan tunggu kendaraan berhenti sempurna sebelum turun.

Ipda Yancen secara khusus mengingatkan bahaya bila berkendaraan umum. "Jangan naik di atas kap atau bergantung di pintu serta tidak menjulurkan anggota tubuh ke luar kendaraan," pesan Yancen.

Meningkatkan pemahaman para murid, Ipda Yancen mengenalkan jenis-jenis rambu lalu lintas sederhana. Rambu larangan warna merah berarti tidak boleh melakukan sesuatu, Rambu peringatan warna kuning, berarti ada bahaya di depan, serta rambu perintah warna biru berarti wajib melakukan sesuatu sesuai petunjuk.

Dengan penuh kesabaran Ipda Yancen melanjutkan edukasi keselamatan lewat pesan seperti larangan bermain bola di jalan, menyeberang tiba-tiba atau berlari serta naik atau turun  kendaraan yang sedang berjalan.

“Adik-adik, keselamatan itu tanggung jawab kita sendiri. Jalan raya bukan tempat untuk bermain, melainkan tempat untuk berlalulintas dengan tertib. Jika kita mematuhi aturan, maka kita telah melindungi diri sendiri, keluarga dan orang lain," ujarnya.

Diujung edukasi dan arahannya, Ipda Yancen memotivasi para murid agar berani dengan santun mengingatkan orang lain apabila melanggar aturan lalu lintas, karena tertib berlalulintas akan berbuah keselamatan.

Kepala sekolah dan para guru menyambut baik dan sangat mengapresiasi edukasi dari Sat Lantas Polres Simalungun yang disampaikan Kanit Gakkum bersama personel, dengan penuh kesabaran telah mendidik generasi muda tentang keselamatan berlalu lintas yang diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi keselamatan dan keberlangsungan bangsa.

"Program Police Goes to School ini akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan di berbagai sekolah di wilayah hukum Polres Simalungun. Edukasi sejak usia dini sangat penting untuk membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas demi menekan angka dan fatalitas kecelakaan," sebut Ipda Yancen Hutabarat (bay/bay)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini