-->

Setelah Berita Tayang, Kepsek SDN 157010 Sibio-bio Hardiana Sitompul Buka Suara: Akui Pembinaan Guru Tak Efektif

Sebarkan:

SD Negeri 157010 Sibio-bio. (Foto: Yasmend/mol)

TAPTENG |
Setelah pemberitaan terkait dugaan siswa datang namun guru tidak berada di sekolah di SD Negeri 157010 Sibio-bio diterbitkan oleh Metro-Online.co, Kepala Sekolah Hardiana Sitompul akhirnya memberikan klarifikasi kepada awak media.

Respons tersebut disampaikan pada Jumat pagi (10/4/2026) melalui pesan WhatsApp, setelah sebelumnya konfirmasi dari media belum mendapat tanggapan.

Dalam keterangannya, Hardiana Sitompul mengakui bahwa persoalan kedisiplinan guru memang menjadi tantangan di sekolah yang ia pimpin. Ia menyebut telah berulang kali memberikan arahan kepada para guru agar hadir sesuai jadwal.

“Saya sudah sering mengarahkan guru agar setiap hari hadir. Bahkan sudah dilakukan rapat-rapat terkait kehadiran,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa langkah administratif juga telah ditempuh.

“Surat teguran sudah pernah diberikan, bahkan lebih dari satu kali,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa upaya tersebut belum berjalan efektif secara konsisten.

“Setelah dirapatkan biasanya membaik, tapi kemudian kembali kendor,” tambahnya.

Terkait dugaan adanya guru yang tidak aktif, Hardiana Sitompul menyampaikan bahwa kondisi tersebut pernah terjadi sebelumnya.

“Ada dulu, dari pihak kedokteran. Bahkan tunjangan mereka tidak dicairkan oleh Dinas Pendidikan,” ungkapnya.

Ia tidak merinci kondisi terkini guru dimaksud, namun menegaskan bahwa prinsip hak dan kewajiban harus berjalan seimbang.

“Kalau kewajiban tidak dijalankan, tentu ada konsekuensi, termasuk tidak berhak atas tunjangan,” tegasnya.

Dalam hal kepemimpinan dan kewenangan, ia menyatakan telah menjalankan fungsi pembinaan, namun memiliki keterbatasan dalam mengambil tindakan lebih tegas.

“Saya sudah mengarahkan dan membina. Untuk tindakan lebih jauh ada mekanisme di dinas,” ujarnya.

Menanggapi keterlambatan dalam merespons konfirmasi media sebelum berita awal diterbitkan, ia menyebut hal tersebut disebabkan oleh padatnya aktivitas tugas. “Saya banyak tugas manajerial, rapat, dan kegiatan luar,” katanya.

Di sisi lain, kondisi ini tetap menjadi perhatian serius karena berpotensi berdampak pada proses belajar mengajar siswa.

Baca Berita Terkait: 

Siswa Datang, Guru Tak Ada: Potret Memprihatinkan Pendidikan di SD Negeri 157010 Sibio-bio Tapteng

Awak media menilai, meski pembinaan telah dilakukan, fakta bahwa kedisiplinan guru masih berulang kali menurun menunjukkan perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap efektivitas fungsi kepemimpinan dan pengawasan di lingkungan sekolah.

Sebagai bagian dari kontrol publik, hasil klarifikasi ini akan menjadi bahan tindak lanjut, termasuk kemungkinan koordinasi dengan Dinas Pendidikan maupun Inspektorat guna memastikan adanya perbaikan sistem dan tanggung jawab yang lebih optimal ke depan.(YS/js)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini