DELISERDANG | Dua kelompok masyarakat nyaris terjadi di Simpang Tiga Pamah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Keributan dipicu aksi unjuk rasa sekelompok warga yang menutup akses jalan utama di kawasan tersebut sehingga menghadang truk pabrik dan mengakibatkan kemacetan panjang kendaraan di jalan itu, Selasa (3/2/2026).
Foto : Dua Kelompok Warga Terlibat Adu Jotos di Simpang Pamah Tanjung Morawa ( MOL/GN)
Penutupan jalan menyebabkan kemacetan panjang, dengan antrean truk dan tronton bermuatan yang tidak dapat melintas. Aksi ini kemudian mendapat penolakan dari warga Desa Tanjung Morawa B Kampung Pamah, karena menghambat aktivitas distribusi dan bongkar muat barang.
Sejumlah pekerja diketahui telah menunggu kedatangan truk bermuatan yang tertahan akibat aksi demo tersebut. Mereka akhirnya mendatangi para pendemo dan memaksa mereka bubar. Keributanpun tak terhindarkan.
Perbedaan sikap warga inilah yang memicu keributan di lokasi, hingga situasi sempat memanas. Aksi saling dorong terjadi dilakukan beberapa warga yang tak bisa menahan emosi. Beruntung bentrok tak meluas setelah sejumlah aparat Kepolisian Polsek Tanjung Morawa dan Koramil Tanjung Morawa meredam kedua kelompok masyarakat yang berseteru.
"Ada yang memblokir jalan melarang truk lewat karena jalan rusak tapi malah menyebabkan macet, makanya jadi ribut," ucap Anwar warga setempat.
Hingga kini pihak Kepolisian dan TNI Koramil Tanjung Morawa masih memantau situasi di lapangan dan mengantisipasi agar tak terjadi bentrokan antar kelompok masyarakat terkait lalulintas di daerah itu. (GN/GN)
