Warga Lingkungan VI GP dan V Simarlelan Tapteng Gelar Gotong Royong Perbaiki Jalan Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Sebarkan:

Warga Lingkungan VI GP dan V Simarlelan Tapteng gelar gotong royong perbaiki jalan putus akibat cuaca ekstrem.(Foto:Yasmend/mol)

GUNUNG PAYUNG | Ratusan warga Lingkungan VI Gunung Payung dan Lingkungan V Simarlelan, Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara, menggelar kegiatan gotong royong untuk memperbaiki beberapa titik ruas jalan yang putus akibat banjir dan longsor, Senin (01/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepling Lingkungan V Simarlelan, Tokoh Masyarakat Lingkungan VI dan V, Pemuda, DPC KNPI Itoloni Zendrato, Ketua DPC Pro Jurnalis Media Siber, serta masyarakat lainnya, termasuk kaum bapak dan ibu.

Kedua lingkungan VI dan V Kelurahan Lumut saat ini sedang mengalami kesulitan besar. Bahan pangan sudah habis total dan tidak ada jalan untuk mencoba mencari. Keadaan ini membuat warga sangat sedih dan terpaksa melakukan gotong royong dengan menggunakan excavator mini untuk bisa melalui jalan yang putus.

"Kami sangat sedih dan terpaksa melakukan gotong royong ini karena tidak ada pilihan lain. Kami berharap pemerintah dapat segera membantu kami, sembari kami secara bersamaan-sama swadaya memperbaiki ruas jalan kami yang putus dan banjir," kata salah satu warga.

Warga juga menyampaikan kepada media, mereka sudah mempertanyakan tentang bantuan yang dikabarkan telah disalurkan ke kelurahan, namun belum diterima oleh masyarakat terdampak di Lingkungan VI Gunung Payung dan Lingkungan V Simarlelan.

"Kami berharap bantuan tersebut dapat disalurkan dengan benar dan tidak menjadi azas manfaat keuntungan pribadi," ucap beberapa warga dan memastikan informasi tersebut benar adanya. 

Lurah Safril Lubis saat ditemui mengatakan, bantuan saat ini belum ada dan mengajak masyarakat untuk saling kerjasama dan menyampaikan keluhannya kepada pihak yang terkait.

"Bantuan saat ini belum ada, namun kami mengajak masyarakat untuk saling kerjasama dan menyampaikan kebutuhan mereka kepada kami," ujar  Safril kepada beberapa warga yang langsung mempertanyakan. 

Acara kegiatan gotong royong ini berjalan lancar, dan hasilnya dua titik jalan rusak atau putus dan banjir sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, akan tetapi dihimbau tetap waspada bila melewatinya karena perbaikan ini hanya darurat. (YS/js)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini