-->

Lima Warga Desa Saur Magarita Tapteng Dievakuasi Pakai Helikopter ke RSUD Pandan

Sebarkan:

Tim BNPB dan Basarnas melakukan evakuasi kepada warga yang sakit di daerah terisolir di Tapteng untuk dirujuk ke RSUD Pandan yang dipimpin oleh Plt kadis Kesehatan. (foto: istimewa/mol)

TAPANULI TENGAH | Lima warga Desa Saur Magarita, Kabupaten Tapanuli Tengah, berhasil dievakuasi ke RSUD Pandan menggunakan helikopter milik BNPB dan Basarnas, menyusul sakit yang mereka derita pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Lisnawati Panjaitan, turun langsung memimpin proses evakuasi. Kerusakan parah pada akses darat akibat banjir bandang membuat jalur udara menjadi satu-satunya pilihan untuk membawa warga yang membutuhkan penanganan medis.

Sebelum evakuasi dilakukan, Lisnawati berkoordinasi dengan Kepala Desa, Basarnas, serta instansi terkait. Langkah ini sejalan dengan instruksi Bupati Tapanuli Tengah yang menetapkan lansia, ibu hamil, balita, dan warga sakit sebagai prioritas utama dalam penanganan darurat.

Dengan menggunakan helikopter BNPB dan Basarnas, Lisnawati bersama seorang dokter spesialis menjangkau lokasi-lokasi terdampak untuk menjemput warga yang kondisinya membutuhkan penanganan segera. Karena kapasitas helikopter terbatas, proses evakuasi dilakukan dalam tiga kali penerbangan.

Kelima warga yang dievakuasi terlebih dahulu dibawa ke GOR Pandan untuk penanganan awal, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Pandan.

“Tiga warga harus menjalani perawatan inap, sementara dua lainnya cukup dengan rawat jalan. Kini mereka berada di pengungsian di GOR Pandan dalam kondisi stabil,” ujar Lisnawati.

Warga yang dievakuasi menggunakan helikopter BNPB.(foto: istimewa/mol)
Upaya penanganan kesehatan juga telah dilakukan sebelum proses evakuasi. Sehari sebelumnya, helikopter TNI mengirimkan bantuan medis (medical drop) ke Kecamatan Sitahuis yang masih terisolasi. Tiga dokter spesialis, dua dokter umum, dan dua perawat diturunkan untuk memberikan layanan kesehatan langsung.

“Kami sudah meninjau langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh warga mendapat pelayanan kesehatan maksimal. Sesuai arahan Bupati, tidak boleh ada satu pun warga yang terlewat atau tidak tertangani,” tegas Lisnawati.

Ia juga mengimbau warga Tapanuli Tengah untuk segera melaporkan kondisi kesehatan mereka atau keluarga yang membutuhkan bantuan.

“Pemkab Tapteng melalui Dinas Kesehatan siap membantu kapan saja. Jangan ragu menyampaikan keluhan, kami akan bergerak cepat,” ujarnya.(YS/js)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini