-->

Keluarga Korban Longsor di Sibolga Mohon Bantuan Evakuasi Anak Perempuan 12 Tahun

Sebarkan:



Tim evakuasi terus berjibaku melakukan pencaruan korban anak masih berusia 12 tahun. (mol/topko)
SIBOLGA| Keluarga lorbam tanah lonhsor di Kota Sibolga masih menahan kesedihan setelah seorang ibu dan anaknya menjadi korban longsor, Selasa lalu (25/12/2025). Tim gabungan terus berjibaku melakukan evakuasi pada 15-16 Desember 2025, namun tubuh bocah perempuan berusia 12 tahun, Sofia Anggraini, masih belum ditemukan.

Aldi, saudara korban, menceritakan bahwa pada saat kejadian, Elpi Zarida (ibu korban) sedang berada di rumah bersama kedua adiknya, sementara ayahnya, Amran Nasution, sedang bekerja. "Saya keluar rumah sekitar setengah jam sebelum kejadian, dan ketika saya kembali, rumah saya sudah rata dengan tanah," ujarnya.

Aldi menjelaskan kepada Metro-Online pada Rabu (17/12/2025) pagi melalui konfirmasi via sambungan WhatsApp (WA) adiknya yang ketiga, berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Korban telah menjalani operasi dan saat ini situasi agak membaik hanya memerlukan kontrol rutin.

"Kami telah melakukan pencarian bersama masyarakat, namun belum berhasil menemukan jenazah adik saya (Sofia Anggraini)," tambah Aldi.

Pada awalnya, keluarga dan masyarakat melakukan penggalian bersama-sama, sembari melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah setempat. Namun, upaya pencarian tidak membuahkan hasil. 

Tim Damkar dan Polri, Sabtu lalu (6/12/2025) bersama masyarakat melakukan evakuasi dan jenazah Elpi Zarida ditemukan dan dikebumikan. Namun, jenazah Sofia Anggraini masih belum ditemukan.

Keluarga korban tinggal di belakang salah satu masjid, Kecamatan Sibolga Sambas. Saat ini, Aldi, ayah dan adik-adik korban tinggal di rumah kakeknya di Sibolga.

Keluarga korban memohon bantuan tim gabungan untuk melakukan evakuasi jenazah korban. "Kami sangat berharap dan berdoa agar jenazah adik kami dapat ditemukan," ujar Aldi. 

Keluarga berharap agar tim gabungan dapat segera melakukan evakuasi korban dan memberikan keadilan bagi keluarga yang masih berduka," pungkasnya. (YS/RS)



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini