-->

Kejari Belawan Sandingkan Predikat WBK dan Terbaik I RJ 2025, 11 Tipikor Tahap Penuntutan

Sebarkan:

Kajari Belawwn Dr Yusup Darmaputra (insert) dan dokumen foto Kantor Kejari Belawan. (dok.mol/intl)

MEDAN | Mengutip salah satu pepatah bijak, "Usaha tidak mengkhianati hasil". Berkat kerja keras, dedikasi dan ketekunan yang tulus, Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan tahun 2025 berhasil ‘mencuri’ perhatian publik.

Tanggal 15 Desember 2025 lalu Kejari Belawan mendapatkan ‘kado spesial’. Berhasil memperoleh predikat 
Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia (RI).

Kejari yang terletak di Utara Kota Medan itu bersama dengan 38 Satuan Kerja (Satker) Kejaksaan seluruh Indonesia dinilai Kemen PANRB RI layak mendapatkan predikat WBK, dari 215 Satker yang mengikuti proses evaluasi.

Masing-masing seksi di Kejari Belawan yang saat ini dikomandoi Dr Yusup Darmaputra ‘berlomba’ memberikan pelayanan terbaik.

Pidum

Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) tahun 2025 ini didapuk sebagai Terbaik I atas Penilaian Kinerja Penyelesaian Perkara Berdasarkan Restorative Justice (RJ) Terbanyak se-wilayah kerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) periode Januari hingga Desember. 

Berhasil menyelesaikan 20 perkara humanis. Memperbaiki hubungan tersangka dan korban yang sempat rusak dalam komunitas akibat kejahatan. 

Tak sampai di situ, Seksi Pidum Kejari Belawan juga mengeksekusi sebanyak 558 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Guna memimbulkan efek jera kepada mereka yang masih berani bermain-main dalam peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya (narkoba), sebanyak 8 terdakwa perkara narkoba telah dituntut dengan pidana maksimal, mati.

Penyerapan anggaran tercatat 99,92 persen. Dari pagu Rp1.069.428.000, terealisasi Rp1.068.598.875.

Pemulihan Aset

Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolan Barang Bukti Kejari Belawan juga meraih 
peringkat II se-wilayah kerja Kejati Sumut dalam Pencapaian Kinerja dan 
Prestasinya. 

Penyerapan anggaran, mencapai 99,38 persen dengan pagu senilai Rp275.000.000 dan realisasi anggaran sebesar Rp273.308.100.

Pidsus

Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) telah melaksanakan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) sebanyak 5 perkara, Ditingkatkan ke tahap penyidikan sebanyak 8 perkara.

Sementara 11 perkara lainnya dalam proses penuntutan di Pengadilan Tipikor Medan dan 4 perkara tipikor lainnya telah diseksekusi menyusul memperoleh kekuatan hukum tetap.

Penyerapan anggaran Seksi Pidsus mencapai 100 persen dengan pagu anggaran dan realisasi senilai Rp574.595.000.

Intel

Seksi Intelijen (Intel), istilah orang Medan, mana pula mau tertinggal dari ‘kamar sebelah’. Telah melaksanakan kegiatan operasi intelijen penyelidikan / pengamanan / penggalangan sebanyak 35 kegiatan. 

Satu perkara dugaan tipikor telah dilimpahkan ke Seksi Pidsus ditingkatkan ke tahapan penyidikan. Telah melaksanakan Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan (Pakem) sebanyak 4 kegiatan.

Penerangan dan Penyuluhan Hukum lewat program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Jaksa Menyapa dan Penerangan Hukum pada lembaga mencapai 20 kegiatan. Overtarget, dari semula direncanakan 12 kegiatan. Baik yang dilaksanakan secara online maupun offline.

Dalam hal pencegahan, Seksi Intel Kejari Belawan telah melaksanakan kegiatan 
Kampanye Anti-Korupsi sebanyak 2 kegiatan. 

Penyerapan anggaran, mencapai 99,49 persen dengan pagu anggaran sebesar Rp239.384.000 dan  realisasi anggaran sebesar Rp238.155.500.

Kajari Belawan Dr Yusup Darmaputra melalui Kasi Intel Daniel Barus, Senin (29/12 2025) menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk meningkatan pelayanan hukum kepada 
masyarakat.

| “Sluruh Insan adhyaksa pada Kejari Belawan dengan jargon Berani (Berintegritas, Profesional, Akuntabel dan Melayani) yang 
berlandaskan nilai Trapsila Adhyaksa BerAKHLAK serta akan senantiasa meningkatkan Integritas
dan Profesionalitas,” kata Yusup Darmaputra. |

Datun

Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Belawan telah melakukan 
penanganan perkara datun sebanyak 10 kegiatan, bantuan hukum 
litigasi dan nonlitigasi sebanyak 47 kegiatan, pertimbangan hukum sebanyak 31 kegiatan.

Kemudian pelayanan hukum sebanyak 90 kegiatan dan telah melaksanakan Memorandamu of Understanding (MoU) dengan berbagai BUMN/BUMD dan Pemerintah Kota Medan sebanyak 16 kegiatan.

Gak rela tertinggal dengan ‘kamar-kamar sebelah’, Seksi juga berhasil menyelamatkan keuangan negara berupa aset sebidang tanah seluas lebih kurang 6.174,78 M2 dan telah berhasil memulihkan keuangan negara 
sebesar Rp642.405.339.

Penyerapan anggaran, tercatat 99,89 persen dengan pagu senilai Rp56.400.000 dengan realisasi anggaran senilai Rp56.340.000.

Pemulihan Aset

Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolan Barang Bukti Kejari Belawan meraih Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp4.103.444.600. Antara lain, dari lelang eksekusi sebesar Rp3.965.000.000 serta uang rampasan sebesar Rp56.120.600 dan penjualan langsung barang rampasan sebesar Rp82.324.000.

Pembinaan

Walau jarang terekspos di media massa, dalam senyap dan langkah pasti, Seksi Pembinaan Kejari Belawan menerima Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp4.247.137.100 atau sebesar 923 persen.

Penyerapan anggaran 
tercatat 103,86 persen dengan pagu sebesar Rp14.303.466.000 dan realisasi anggaran Rp14.855.124.301. (ROBERTS/RS)



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini