Saat jeda bergotong royong membersihkan lumpur tebal memenuhi lantai Gereja GKPI Jemaat Besitang, penatua dan jemaat berfoto bersama, Kamis (4/12/2025). (Foto mol/Lesman Simamora)
LANGKAT | Banjir bercampur lumpur tebal penuhi lantai Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Besitang, Resort Pangkalan Brandan, Wilayah I Medan I Langkat.
Untuk membersihkan lantai, halaman dan pekarangan gereja tersebut, sejumlah penatua bersama anggota jemaat harus bekerja ekstra keras mengevakuasi lumpur, Kamis (4/12/2025).
Pascabanjir, lantai dan pekarangan gereja terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter. Selain gereja yang terendam banjir, juga sekira 50-han rumah warga jemaat GKPI Besitang mengalami nasib yang sama.
"Pembersihan geraja tidak cukup hanya satu hari karena tebalnya lumpur menutupi lantai, gotong royong akan berlanjut hingga esok hari," ujar Guru Jemaat GKPI Besitang, Pnt. N. Simangunsong kepada Metro Online.
Pascabanjir, lanjutnya, cukup banyak harta benda milik jemaat yang hancur bahkan hanyut diterjang banjir, bahkan ironisnya lagi ada dua rumah milik jemaat, itu hancur dan hanyut terbawa banjir, kini hanya pondasi rumah yang tersisa.
Selain peralatan dapur, pakaian yang terendam, juga padi yang disimpan di dalam rumah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, itu pun rusak terendam banjir. Meski para korban banjir berupaya menjemur/mengeringkan bulir padi, tapi kualitasnya jauh menurun.
Akibat banjir, nyaris seluruh harta benda yang ada di dalam rumah, seperti lemari, meja makan, kursi, tv, pakaian, sepedamotor, tilam, tempat tidur, bahkan ada surat berharga yang rusak akibat terendam banjir.
Memasuki hari ke sembilan pascabanjir, masyarakat korban bencana banjir di Besitang, hingga kini masih terus membersihkan rumah masing-masing, dan perabotan lainnya, ujar Simangunsong.
Selain gereja GKPI yang terdampak banjir di Besitang, juga sejumlah gereja lainnya seperti HKBP, Katolik, GKPA, Methodis, dan fasilitas umum lainnya, sesuai pantauan kru Metro Online di lapangan, Kamis (4/12/2025).
"Para penatua bersama anggota jemaat berharap agar Pimpinan Sinode GKPI mendoakan jemaat beserta penatua GKPI Besitang agar tetap tabah dan semangat dalam menghadapi masalah ini," ujar Pnt N. Simangunsong.(Lesman/MP)

