![]() |
| Foto ilustrasi kapal bersandar di dermaga. (mol/plndo) |
Executive General Manager (GM) Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizalalam tadi dalam keterangan persnya menegaskan, pihaknya siap bersikap kooperatif dan mendukung penuh kelancaran proses verifikasi tersebut.
“Kami menghormati dan mendukung langkah Kejati Sumatera Utara dalam proses verifikasi ini. Manajemen Pelindo Regional 1 Belawan memastikan bersikap terbuka dan kooperatif serta memberikan akses kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Perseroan berkomitmen untuk senantiasa menerapkan prinsip transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dalam seluruh kegiatan operasional, serta mendukung upaya aparat penegak hukum dalam menjaga akuntabilitas dan optimalisasi penerimaan negara.
Selain itu, pihaknya juga memastikan seluruh kegiatan operasional di lingkungan Pelabuhan Belawan tetap berjalan normal tanpa hambatan.
“Pelayanan kepada pengguna jasa tetap berlangsung seperti biasa. Kami berkomitmen menjaga kelancaran aktivitas kepelabuhanan dan memastikan pelayanan berjalan aman, lancar, dan profesional,” pungkasnya.
Geledah
Diberitakan sebelumnya, tim penyidik bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut, sorw tadi secara serentak melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda di Belawan, Kota Medan.
Yakni Kantor PT Pelindo Regional 1, Jalan Lingkar Pelabuhan, Belawan II dan Kantor Kesyahbanndaraan dan Otoritas Pelabuhan Belawan.
Hal itu dibenarkan Kajati Sumut Dr Harli Siregar melalui Plh Aspidsus Kejati Sumut Bani Ginting dalam keterangan persnya, malam tadi.
“Dugaan korupsi terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa Kepelabuhanan dan Kenavigasian Pelabuhan Belawan Tahun 2023 hingga 2024,” kata Bani. (ROBERTS/RobS)

