![]() |
| Kondisi Masjid Al Abror Kota Padangsidimpuan (MOL/Syahrul) |
PADANGSIDIMPUAN | Masjid Agung Al-Abror selain tempat beribadah ummat Islam, juga merupakan salah satu ikonnya kota Padangsidimpuan. Namun jika ikon tersebut tidak dijaga kelestariannya maka daya tarik ikon itu, akan menjadi satu penilaian buruk bagi kota tersebut.
Kebersihan sebagian dari iman, konsep ini diajarkan oleh Rasulullah SAW dengan mengutip hadist yang menyebut bahwa "Bersuci itu merupakan sebagian dari iman." (HR Tirmidzi) dan "Agama itu didirikan atas kebersihan." (HR Muslim). Begitu pula masjid yang didentik sebagai tempat ibadah umat Islam tentu harus memerhatikan kebersihannya.
Kendati demikian, seringkali persoalan kebersihan masjid menjadi terabaikan oleh sejumlah pengunjungnya, salahsatunya masjid Al Abror Kota Padangsidimpuan.
Berdasarkan pantauan metro-online.co, dalam beberapa hari, terlihat halaman masjid Al Abror masih banyak dipenuhi sampah bekas makanan sejumlah pengunjung. Seperti sampah plastik, bekas botol minuman, cup plastik, tusuk sate yang berserakan dihalaman masjid, sehingga mengubah keindahan dan kesucian Masjid Agung Al Abror.
Ironisnya lagi, UPTD Masjid Al Abror sudah menyediakan tempat sampah di berbagai sudut, namun masih saja banyak orang yang membuang sampah sembarangan di lingkungan masjid. Kurangnya kesadaran diri untuk menjaga kebersihan masjid ini perlu diperbaiki dalam segi pandangan maupun perbuatan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Masjid Al Abror Kota Padangsidimpuan Fakhrul Nasution mengatakan, pihaknya setiap harii rutin melakukan kebersihan Masjid Al Abror dimulai pukul 08.00 wib sampai 21.00 wib.
"Kebersihan masjid disini, kita buat beberapa zona, tentu tujuannya bagaimana masjid ini bisa makmur. Maka dari itu kebersihan kota buat mulai pukul 8 pagi sampai pukul 9 malam. Awalnya kebersihan kota buat sampai jam 5 sore, namun berdasarkan pengalaman, masih ada jemaah yang sholat magrib sampai Isya," jelas Fakhrul kepada metro-online.co di ruang kerjanya, Jumat (1/8/2025).
Selain itu kata Fakhrul pihaknya juga sering melakukan patroli dan memberikan himbauan melalui pengeras suara kepada pengunjung agar tetap menjaga kebersihan dan kesucian Masjid Al Abror dengan tidak membuang sampah sembarangan di lingkungan masjid.
Kemudian metro-online.co menanyakan, bagiamana tindakan tegas atau sanksi yang diberikan kepada pengunjung jika membuang sampah sembarangan, apakah ada aturan dari UPTD Masjid Al Abror ?
Fakhrul mengatakan, selama ini UPTD belum membuat aturan maupun sanksi tegas, namun pihaknya hanya menyampaikan himbauan kepada pengunjung secara persuasif agar tidak membuang sampah di tempat yang disediakan dan tetap menjaga kebersihan dan kesucian.
"Karena kita dilingkungan masjid, kita hanya menyampaikan peringatan dan himbauan dengan santun agar si pengunjung tidak tersinggung atau sakit hati. Tujuannya bagiamana pengunjung bisa nyaman dan ingin datang ke Masjid Al Abror ini lagi," tuturnya.
Tidak itu saja kata Fakhrul, pihaknya juga memberikan ruang dan tempat kepada musafir yang sedang melakukan perjalanan jauh untuk istirahat di lingkungan Masjid Al Abror.
" Jika ada warga atau musafir yang dalam perjalan jauh ingin istirahat di masjid Al Abror silahkan saja. Atau mungkin kemalaman bisa menginap asalkan mematuhi aturan yang berlaku di Masjid Al Abror dan tidak akan dipungut biaya," terangnya.
Tidak itu saja disampaikan Fakhrul pihaknya berharap dan menghimbau kepada pengunjung agar bersama-sama menjaga kebersihan dan kesucian Masjid Al Abror Kota Padangsidimpuan.
"Kita juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada pengunjung yang sudah menjaga kebersihan dan kesucian Masjid Al Abror, kami disini siap 24 jam menjaga menjaga siapa pun yang datang berkunjung baik itu musafir ataupun yang mau menginap tidak dipungut biaya dan jika ada keluhan ataupun pengunjung merasa dirugikan dilingkungan masjid silahkan disampaikan kepada kami," pungkas Fakhrul. (Syahrul/ST).

