Poto ilustrasi
LANGKAT | Nama baik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat kembali tercoreng oleh ulah oknum Kasubag Umum Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, Pasalnya Untuk pengurusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebagai Pegawai Pentuluh Lapangan (PPL) di dinas pertanian Kabupaten Langkat diduga memberikan sejumlah uang kepada Kasubag Umum.
Hal ini dikatakan sumber metro online salah seorang pegawai dinas pertanian Kabupaten Langkat pada kamis (14/5/2025).
Lebih lanjut dikatakan sumber, peristiwa tersebut terjadi saat hak PPPK PPL belum kunjung diterima, sehingga mereka (PPL) mendatangi kasubag umum untuk secepatnya dilakukan kepengurusan dana Tunjangan kinerja (Tukin) tersebut.
Dalam pertemuan tersebut timbulah kesepakatan antara PPPK PPL dengan kasubag umum, dimana dalam kesepakatan secara lisan tersebut ke 52 orang PPPK PPL harus membayar uang kepada kasubag umum sebesar 300 ribu rupiah perorang.
Atas kesepakatan secara lisan tersebut, kasubag umum dan bendahara melakukan pengurusan kendala keterlambatan pencairan Tukim yang menjadi hak daripada ke 52 PPPK PPL tersebut.
Dana sejumlah 300 ribu rupiah perorang yang diterima kasubag umum tersebut dibagikan kepada bendahara sebesar 500 ribu dari jumlah keseluruhan sebesar 15 juta 600 ribu rupiah,
Sumber berharap agar Bupati Langkat dapat memberikan sanksi berat terhadap oknum kasubag umum Dinas Pertanian Langkat, yang telah berbuat curang demi kepentingan pribadi, tegas sumber.
Kasubag umum dinas pertanian Kabupaten Langkat, Surya dikonfirmasi pada Jumat (15/5/2025).
Dia (Surya) mengatakan tidak pernah meminta 300 ribu rupiah dari ke 52 PPPK PPL, yang jelas kata Surya dirunya ada meminta dari ke 52 PPPK PPL tersebut sebesar 50 ribu rupiah perorang.
Malah ke 52 orang PPPK PPL tersebut mengatakan "jangankan 50 ribu rupiah, 300 ribu rupiah kami kasih perorang jika cair, ucap Surya menirukan perkataan PPPK PPL tersebut.
Lebih lanjut dikatakan Surya, ke 52 orang PPPK PPL tersebut sudah 5 tahun sejak kelulusan belum pernah menerima hak nya berupa Tukin, sehingga kepengurusan tersebut sangat sulit ucap Surya denganwajah sedikit berubah. (m/lkt1)

