![]() |
| Oknum ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang |
Setelah sebelumnya ada oknum ASN Dinas Inspektorat, oknum Dinas Kom Info, oknum Dinas Kesehatan berikut oknum ASN RS Amri Tambunan. Kini ada dua oknum ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang juga terlibat kampanye Paslon 02 Asriludin Tambunan.
" Ini sudah kampaye hitam seperti gerakan terstruktur dan masif dilakukan oleh oknum oknum ASN Pemkab Deliserdang yang saat ini berasal hampir semua dinas di Kabupaten Deliserdang. Berarti menunjukkan kalau ini ada gerakan persekokolan untuk gerakan memenangkan Paslon 02 mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang yang diketahui keponakan Ashari Tambunan, Bupati sebelumnya. Dan merupakan anak almarhum Amri Tambunan mantan Bupati Deliserdang.," Sebut Sahat Tobing salah satu Masyarakat Deliserdang Peduli Demokrasi. Minggu 13/10/2024.
Sahat berharap, Bawaslu dan Pemkab Deliserdang dapat menindak tegas para ASN yang bandel itu. Karena mereka menjadi contoh yang tidak baik bagi masyarakat. Bagaimana pemilu berjalan dengan jujur dan adil bila aturan terus menerus dilanggar oleh Aparatur Negara yang seharusnya mendorong masyarakat taat aturan.
" Harus ditindak tegas sesuai aturan berlaku agar ada efek jera dan Undang Undang itu berfungsi dan dijalankan oleh penyelenggaran pemilu serta Pemkab Deliserdang," pinta Tobing.
Dalam hal ini, Dua (2) ASN Dinas Pendidikan inisial SHS yang menjabat sebagai kasubbag Umum Disdik dan guru SMPN 2 pantai Labu inisial SS ikut dalam Kampanye dialogis Calon Bupati Deliserdang dr Asri Ludin Tambunan di acara yang dilaksanakan Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama Pantai Labu di lapangan futsal Desa Ramunia 1 Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang pada Sabtu 12/10/2024.
Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Yusnaldi saat dikonfirmasi terkait dua ASN Dinas Pendidikan ikut Kampanye Paslon Bupati Deliserdang masih enggan berkomentar.
Sementara itu Ketua Bawaslu Bawaslu Deliserdang Febriyandi Ginting menyebutkan akan menindak lanjuti hal ini.
Tak hanya dugaan keterlibatan ASN dalam kampanye praktis, namun sejumlah oknum PPK dan KPPS juga diduga terasimilasi dengan ormas pendukung calon tertentu dan punya misi terselubung.( Wan)


