Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Siti Aisyah, Penderita Tumor Ganas Butuh Uluran Tangan Dermawan

Tim Redaksi: Selasa, 30 Juli 2019 | 17:42 WIB


Sergai | Menderita tumor ganas di bagian leher sebelah kiri, Siti Aisyah (40) warga Dusun V, Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumut, membutuhkan uluran tangan serta bantuan para dermawan dan pihak lainnya.

Siti Aisyah yang mempunyai anak 3 itu saat ini sedang dirawat di kediaman orangtuanya, Maimunah (74) warga Dusun IV Pematang Kedah, Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai. Kondisinya sangat memprihatinkan. Terlihat penyakit dideritanya semakin membesar dan nyaris memecah.

Suami Siti Aisyah, Sarjuk (44) saat ditemui media, Selasa (30/7/2019) siang, menerangkan, pada bulan Desember 2018 lalu isterinya sedang mencari kayu bakar lalu mengangkat kayu tersebut diatas kepalanya kemudian seperti tersentak dan timbul rasa sakit dibagian leher sebelah kiri, kemudian dikusuk-kusuk berulang kali tapi tidak membaik bahkan semakin membengkak kemerah-merahan.

"Terus dibawa berobat ke klinik Tanjung Beringin dan Teluk Mengkudu, awalnya diterangkan katanya infeksi namun tetap juga tidak ada perubahan. Hingga semakin membesar, dibawa lagi berobat ke RSU Melati Perbaungan pada bulan Mei 2019 dinyatakan hasil pemeriksaan juga infeksi," ujarnya.

Selanjutnya, Sarjuk juga menambahkan, pada bulan Juni 2019 dirujuk kembali ke RSU H Adam Malik Medan dan mendapatkan selembar kertas Hasil Pemeriksaan Instalisasi Radiologi MSCT Scan Nasoparing dengan I.V Contrast, RSU Pusat H Adam Malik, Medan nomor registrasi 06 - 01- 01 - 201900024099 - 007 dengan hasil tumor nasofaring dengan pembesaran KGB colli sinistra.

"Pulang dari RSU Adam Malik, pernah diperiksa oleh bidan Desa Bogak Besar dan hanya dikunjungi Kepala Dusun IV - V Desa Pematang Kuala, namun hingga saat ini belum ada pihak lainnya meninjau keberadaan kami," dengan raut sedih.

Lanjut, hingga saat ini penyakit yang diderita isterinya tersebut semakin membesar, namun kita tetap merawatnya sendiri dirumah karena keterbatasan kebutuhan hidup lainnya sehingga tidak membawa isterinya lagi berobat kerumah sakit.

Sarjuk juga bersyukur dan mengucapkan terimakasih melalui Pemerintah Desa Pematang Kuala yang sudah peduli dan melakukan penggalangan dana membantu Siti Aisyah untuk kebutuhan sehari-harinya.

"Kondisi saat ini sangat memprihatinkan tidak bisa berjalan, makan susah dan bicara kesulitan karena lidah kaku sehingga hanya dapat terbaring ditempat tidurnya dikarenakan penyakit tumor dideritanya semakin membesar,"tutup Sarjuk sembari memohon doa untuk kesembuhan sang isteri tercinta.(slm)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html