Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kampanye Akbar di Asahan, Djarot: Kami Akan Banggakan Sumatera Utara...

Tim Redaksi: Minggu, 29 April 2018 | 18:38 WIB


Sekitar 20.000 warga yang datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara memadati kampanye akbar yang dihelat pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus (Djoss) di Lapangan PSBD Kisaran, Kabupaten Asahan, Minggu (29/4/2018).

Hadir juru kampanye nasional yakni para politisi PDIP Trimedya Panjaitan, Junimart Girsang. Kemudian Ruhut Sitompul dan dari politisi PPP hadir Muzakir Ridha, para Ulama, Ustaz, Group Band D'Masiv, juara I Indonesian Idol 2018, Maria Simorangkir dan seluruh pengurus PDIP dan PPP lainnya.

Di hadapan warga, Djarot mengatakan akan membuat bangga warga Sumatera Utara. Djarot dan Sihar akan hadir untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

"Kami akan menjadi pelayan dan pembantu kalian. Apakah saya boleh jadi pelayan kalian?" teriak Djarot kepada warga. 

Meskipun banyak berita Hoax yang menerpa dirinya belakangan ini, Djarot tetap menegaskan ia telah berkomitmen untuk mengabdi di Sumut hingga lima tahu mendatang.

"Saya berterima kasih telah didoakan menang. Saya juga berterima kasih Pak Jokowi didoakan menang, tapi untuk doa yang lain yang mengatakan saya akan diangkat menjadi menteri ketika dua tahun setelah terpilih menjadi Gubsu harus saya bantah. Saya tegaskan saya akan mengabdi untuk Sumut hingga lima tahun mendatang," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Selain membanggakan Sumut, di hadapan para warga, Djarot juga berjanji akan membuat Sumut berubah. Sumut yang dikenal dengan "Semua Urusan Mesti Uang Tunai" akan diubah dengan "Semua Urusan Mudah dan Transparan".

"Tidak ada lagi korupsi. Djarot dan Sihar juga memang berdua. Tapi pendukungnya banyak. Dan saya yakin warga Asahan, Tanjungbalai, Simalungun dan lainnya akan mampu membuat perubahan dengan memenangkan pasangan Djoss," ucapnya.


Sementara, Sihar Sitorus dalam kesempatan tersebut mengatakan, pasangan mereka telah memahami keluh kesah para pedagang, petani, kaum muda, perempuan dan kalangan lainnya. Ia yakin di tangan mereka Sumut akan berubah.

"Kami berdua bukan sendiri. Kami memeluk bukan menolak. Sekarang saatnya kita melakukan perubahan," kata Cawagub yang berlatarbelakang pengusaha tersebut.

Sementara, Juru kampanye Trimedya Panjaitan juga mengajak masyarakat Sumut untuk memilih pasangan Djoss.

"Sudah saatnya wong Jowo dan orang Batak harus bersatu untuk memenangkan pasangan Djoss," ucapnya.

Begitu juga dengan Ruhut Sitompul. Pria yang dikenal dengan sebutan si Poltak, Raja Minyak dari Medan tersebut juga berharap warga memilih pasangan Djoss.

"Pak Djarot memiliki latar belakang birokrasi yang bagus. Saya saja yang orang Batak mendukung orang Jawa. Harus kita menangkan pasangan ini," ucapnya. 

Kampanye sendiri diawali dengan pembacaan Alquran, setelah itu menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kampanye juga dihentikan sejenak ketika azan salat ashar berkumandang.

Saat kampanye dimulai, Djarot juga menerima blakon dan ulos dari para ulama yang hadir. Warga juga terhibur dengan aksi Maria Simorangkir dan Band Dmasiv yang menyanyikan tiga lagu. (ril)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait