Penulis: Grace/Renara Publisher

Salah satu penampilan Resky Ginting.(mol/renara_publisher)
MEDAN | Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara
(USU), Rezky Ginting yang akrab disapa Kiki, resmi memulai perjalanannya
sebagai penyanyi solois. Langkah baru ini ditandai dengan peluncuran single
debutnya yang berjudul “Till My Heart Gives Up”. Karya tersebut menjadi ruang
bagi Kiki untuk mengeksplorasi identitas musikal yang berbeda dari band tempat
ia bernaung sebelumnya, Afterclass.
Sebelum memutuskan untuk merintis proyek solo, Kiki dikenal
luas sebagai vokalis Afterclass. Tidak hanya aktif di dunia seni, ia juga
menorehkan prestasi akademis dengan terpilih sebagai Duta Mahasiswa USU pada
2025. Perjalanan musiknya sendiri bermula pada 2024 saat ia memberanikan diri
bernyanyi di sebuah acara pernikahan. Momen itu menjadi pemantik rasa percaya
dirinya untuk terus mengasah kemampuan vokal dan tampil di depan publik.
Keputusan Kiki untuk bernyanyi solo didorong oleh keinginan
kuat menuangkan ide-ide kreatif yang kurang selaras dengan karakter musik
bandnya. Bersama produser, Kiki mengolah gagasan-gagasan yang tersimpan menjadi
sebuah karya yang lebih intim dan personal.
Melalui “Till My Heart Gives Up”, Kiki mengusung genre pop
alternatif yang dipadukan dengan sentuhan dream pop yang atmosferik dan
melankolis. Dalam proses penciptaannya, ia banyak bereksperimen dengan efek
gitar serta merajut lirik yang terinspirasi dari kenangan masa SMA. Kiki
sengaja mengangkat pengalaman personal agar lagu ini tidak hanya menjadi
refleksi diri, tetapi juga mampu menyentuh emosi para pendengar yang memiliki
kisah serupa.
Proses produksi lagu ini terbilang cukup singkat, yakni
hanya memakan waktu sekitar dua minggu untuk sesi rekaman. Kendati demikian,
tantangan sesungguhnya justru muncul pascarekaman. Sebagai musisi independen
yang berstatus mahasiswa, Kiki harus mengelola seluruh kebutuhan produksi
secara mandiri, mulai dari merancang sampul digital, konsep video musik,
memilih distributor, hingga mengatur anggaran biaya produksi tambahan.
Bagi Kiki, tantangan tersebut menjadi proses pembelajaran
yang berharga. Ia tidak hanya dituntut untuk kreatif secara musikal, tetapi
juga harus sigap dalam manajemen produksi dan perencanaan promosi karyanya ke
depan.
Kiki menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini bukanlah
mengejar popularitas instan, melainkan membangun ikatan emosional yang erat
dengan penikmat musiknya. Ke depan, ia berkomitmen untuk terus mengeksplorasi
genre pop alternatif dan dream pop tanpa menutup diri dari warna musik baru,
sembari tetap menjaga keseimbangan dengan tanggung jawabnya sebagai Duta
Mahasiswa USU.
“Kiki ingin
karya-karya Kiki bisa menemani mereka di momen-momen tertentu dalam hidup
mereka,” ungkapnya hangat.
Lewat lagu
debutnya ini, Kiki juga menyelipkan pesan motivasi bagi generasi muda,
khususnya sesama mahasiswa. Ia mengajak mereka untuk tidak takut keluar dari
zona nyaman dan meyakinkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu
yang positif.
Single debut “Till My Heart Gives Up” dari Kiki telah resmi
dirilis sejak 11 September 2026 dan kini sudah dapat dinikmati di berbagai
platform pemutar musik digital.(renara_publisher/js)
