
Pelantikan Daffa Rizki Hervindo sebagai ketua HIPMI PT Sumut.(mol/dzakwan)
MEDAN | Bagi Daffa Rizky Hervindo, kewirausahaan
bukan sekadar urusan membangun bisnis pribadi. Lebih dari itu, dunia usaha
adalah tentang membuka pintu peluang bagi orang lain untuk tumbuh bersama.
Berangkat dari visi tersebut, mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas
Sumatera Utara (USU) ini kini resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Sumatera Utara
untuk periode tiga tahun ke depan.
HIPMI PT Sumut merupakan badan koordinasi daerah yang berada
di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Di bawah
kepemimpinan Daffa, organisasi ini menaungi delapan HIPMI PT dari berbagai
universitas dengan total 160 pengurus aktif. Wadah ini dirancang khusus untuk
menjembatani mahasiswa dalam mengenal dunia usaha serta mengasah mentalitas
berwirausaha sejak dini.
Perjalanan Daffa
di dunia organisasi kampus terbilang matang. Ia memulai kiprahnya di HIPMI PT
USU sejak semester tiga pada tahun 2023 sebagai Kepala Bidang Ekonomi, UMKM,
dan Pariwisata selama dua periode. Di saat yang sama, ia juga aktif di Himpunan
Mahasiswa Jurusan (HMJ) hingga dipercaya menjadi Ketua Umum. Didorong
oleh keinginan untuk memperluas kontribusi, Daffa mengambil langkah besar ke
tingkat provinsi. Ia menerima mandat
pada Mei 2026 dan resmi dilantik menjadi ketua pada September 2026.
Sebagai nakhoda
baru, Daffa menegaskan bahwa HIPMI PT Sumut memiliki dua misi utama yang
konkret demi mendorong pertumbuhan wirausaha muda di kalangan mahasiswa.
"Tugas utama
dari HIPMI Perguruan Tinggi itu ada dua. Pertama, bagaimana caranya kader-kader
pengurus yang belum memiliki usaha bisa mulai merintis usahanya. Kedua, bagi
mereka yang sudah punya usaha, kita dorong agar bisnisnya bisa naik kelas,"
ujar Daffa dalam sesi wawancara.
Daffa meluruskan
anggapan keliru bahwa mahasiswa harus memiliki bisnis terlebih dahulu untuk
bergabung. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa HIPMI PT justru hadir sebagai
inkubator tempat belajar, memperluas jaringan (networking), serta mendapatkan
akses ke berbagai sumber daya dan peluang bisnis.
Komitmen Daffa
bukan sekadar teori. Ia telah membuktikannya lewat rekam jejak nyata di dunia
bisnis. Pria yang menggemari dunia fotografi dan videografi sejak bangku
sekolah ini sukses mendirikan Cekrekbox, sebuah layanan photobooth populer di
Medan yang dirintisnya sejak 2023 menggunakan tabungan pribadi. Tidak
mandek di satu sektor, Daffa juga mengeksplorasi bisnis penyewaan PlayStation
serta sempat merambah industri kuliner (food and beverage).
Prestasi Daffa kian lengkap setelah ia dan timnya berhasil
menyabet juara ketiga dalam ajang bergengsi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia
(KMI) Expo. Pengalaman kompetisi dan dinamika mengelola berbagai unit bisnis
tersebut memberinya pelajaran berharga mengenai kepemimpinan, terutama dalam
menyatukan beragam kepala dan perspektif.
"Ilmu atau pengalaman paling berharga itu adalah cara
menghadapi orang-orang yang variatif," ungkap Daffa. Menurutnya, memimpin
bukanlah tentang memaksakan kehendak pribadi, melainkan seni untuk memahami
orang lain dan mengelola perbedaan menjadi sebuah kekuatan.
Kini, dengan kombinasi matang antara pengalaman organisasi,
rekam jejak bisnis, dan prestasi kompetisi, Daffa siap membawa HIPMI PT
Sumatera Utara ke level baru. Ia optimis, lewat kolaborasi yang solid,
penyediaan kesempatan yang inklusif, dan semangat untuk terus belajar, generasi
baru pengusaha muda dari kampus-kampus Sumatera Utara akan segera lahir dan
siap bersaing di kancah nasional. (penulis: Ruth Syahputri Situmorang/js)
