-->

Belasan Pelanggar Terjaring, Satlantas Polres Batubara Bagi Helm Gratis di Tanjung Tiram

Sebarkan:

Kasatlantas Polres Batubara Iptu Devi Siringoringo saat memberikan keterangan pers.(mol/humas)

BATUBARA |
Operasi Patuh Toba 2026 di Kabupaten Batubara tidak hanya diwarnai penindakan, tetapi juga edukasi. Belasan pengendara yang melanggar aturan terjaring dalam operasi yang digelar di Jalan Umum Tanjung Tiram, Selasa (3/11/2026) pagi, sekaligus mendapat pembinaan dan helm gratis.

Operasi gabungan yang melibatkan personel Satlantas Polres Batu Bara, Kodim wilayah Tanjung Tiram, dan Polsek Talawi ini dimulai pukul 06.30 WIB. Sasaran utamanya adalah pengendara tanpa helm SNI, pengguna knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta kendaraan dengan muatan berlebih.

Dalam penindakan tersebut, petugas menerbitkan 15 lembar surat tilang dengan barang bukti 13 unit sepeda motor dan tiga lembar STNK.

Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono melalui Kasatlantas Iptu Devi Siringo-Ringo menegaskan, Operasi Patuh Toba tidak semata-mata berorientasi pada penindakan.

“Operasi Patuh Toba 2026 tidak hanya mengedepankan sanksi tilang. Target utama kami adalah edukasi agar tertib berlalu lintas menjadi budaya dan kebutuhan dasar masyarakat, bukan sekadar takut karena ada petugas,” ujar Iptu Devi didampingi Kasi Humas AKP P. Tamba di lokasi.

Di lapangan, petugas juga memberikan teguran humanis kepada sejumlah pelajar yang kedapatan tidak mengenakan helm dan berboncengan lebih dari satu orang. Mereka diberi pemahaman tentang risiko fatal kecelakaan lalu lintas dan diimbau untuk menggunakan angkutan umum demi keselamatan.

Sebagai bagian dari kampanye keselamatan, polisi membagikan brosur tertib berlalu lintas dan memberikan helm SNI secara gratis kepada pengendara.

Tak hanya pengendara, petugas juga mengimbau pedagang kaki lima agar tidak berjualan di bahu jalan kawasan Tanjung Tiram. Aktivitas tersebut dinilai mempersempit badan jalan, memicu kemacetan, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Operasi Patuh Toba 2026 digelar selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui operasi ini, Polres Batu Bara menargetkan penurunan angka kecelakaan serta terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya.(ds/js)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini