![]() |
| Katua Sortagiri Ahmad Padang didampingi Sekertaris Sipitumarga Khairun Kudadiri dan Anggota DPRD Sumut Alfriansyah Ujung menyerahkan makan kepada pengurus Djor Parliman saat acara syukuran di Medan. |
MEDAN | Pengurus Djor Parliman, Sortagiri dan Sipitumarga berkolaborasi untuk mengukuhkan keberadaan hak ulayat dan semua situs budaya Pakpak.
Kolaborasi itu diwujudkan saat Ketua Sortagiri Ahmad Padang dan Sekretaris Sipitumarga Khairun Kudadiri hadir pada acara syukuran yang dilaksanakan pengurus Djor Parliman di Medan, Rabu (14/1/2026).
"Hak ulayat adalah bagian dari hak asasi manusia sehingga tidak salah jika kita mempertahankannya," kata Kata Djor Parliman Ali Husain Sambo didampingi Sekretaris Rustam Effendi Maha.
Sekarang, masih kata Ali Husain Sambo, situs dan budaya Pakpak sudah banyak pudar bahkan ada yang hilang dari kearifan lokal masyarakat tempatan.
"Kita bertiga ingin menjaga, mempertahankan sekaligus menggali dan mengembangkan situs serta budaya Pakpak agar tidak tergerus oleh zaman dan selamat dari upaya oknum yang ingin menghilangkannya," ujar Sambo.
Sementara itu, Ketua Sortagiri Ahmad Padang mengatakan, perjuangan untuk mengukuhkan keberadaan hak ulayat Pakpak membutuhkan banyak dukungan dan pengorbanan. Oleh karena itu kolaborasi antara lembaga Pakpak diharapkan bisa menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkannya.
"Kritik dari sikap kolaborasi ini mungkin akan muncul namun kami menyikapinya sebagai pemicu semangat dalam perjuangan," tegasnya.
Sedangkan Sekretaris Sipitumarga Khairun Kudadiri mengajak masyarakat Pakpak untuk bangkit serta berani melepaskan dari stigma lama yang membelenggunya.
"Sejarah dan aset Pakpak banyak namun kurang terkelola dengan baik dan kita tidak boleh lagi berdiam diri sebab kalau bukan kita siapa lagi," sebutnya.
- Selain dihadiri pengurus dan keluarga Djor Parliman, Sortagiri serta Sipitumarga, Anggota DPRD Sumut Alfriansyah Ujung turut datang dalam acara syukuran tersebut. (RE Maha/REM).

