-->

Teladani Akhlak Rasulullah, Pelindo Regional 1 Gelar Maulid 1448 H dengan Santunan Anak Yatim

Sebarkan:

Momen foto bersama pegawai Pelindo Regional 1 bersama anak yatim-piatu pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. (mol/pelindo).

MEDAN | PT Pelabuhan Indonesia Pelindo (Persero) Regional 1 memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sebagai ruang refleksi iman dan penguatan nilai di lingkungan kerja. 

Acara berlangsung Selasa, 8 September 2026 di Selat Malaka 7A, Medan dan disiarkan daring melalui zoom agar seluruh insan Pelindo di wilayah Regional 1 dapat mengikuti.

Bukan Sekadar Seremonial

Mengusung tema "Cinta Nabi Muhammad SAW, bukan sekadar peringatan, saatnya meneladani dan mengikuti syariatnya secara kaffah", kegiatan dibuka oleh Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli.

Dalam sambutannya, Jonedi menekankan Maulid bukan hanya seremoni tahunan. 

"Peringatan ini harus jadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah. Jujur, amanah, peduli, dan disiplin. Nilai-nilai itu wajib kita terapkan dalam melayani pengguna jasa pelabuhan setiap hari," ujarnya.

Tausiah dan Kepedulian Sosial

Sebagai penceramah, Ustaz Arief Habibie Batubara mengajak seluruh peserta menjadikan cinta kepada Nabi sebagai tindakan nyata. Bukan hanya di lisan, tapi dalam perilaku, etos kerja, dan pelayanan kepada masyarakat.

Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan piatu. Bentuk nyata kepedulian Pelindo Regional 1 terhadap sesama, sekaligus menghidupkan nilai kasih sayang dan berbagi yang diajarkan Rasulullah SAW.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen Pelindo Regional 1, perwakilan anak perusahaan, serta insan Pelindo se-wilayah kerja.

Perkuat Spiritual dan Integritas di Pelabuhan

Peringatan Maulid 1448 H ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo Regional 1 membangun budaya kerja berintegritas. Harapannya, insan Pelindo tumbuh menjadi pribadi berakhlak, profesional, dan memberi dampak positif bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar pelabuhan.

"Dengan meneladani Rasulullah, kita tidak hanya jadi pegawai yang baik, tapi juga pelayan publik yang membawa keberkahan," tutup Jonedi. (rel/REM).


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini